Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Jero Wacik : Hanya Akal-akalan Pengusaha
Sanur
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik menyatakan tidak akan merespon rencana 2 maskapai asing yaitu Qantas dan Continental yang berencana menutup jalur penerbanganya ke Bali. Apalagi rencana penutupan jalur penerbangan hanya didasarkan pada alasan tingginya landing fee atau biaya pendaratan dan parkir pesawat di Bandara Ngurah Rai Bali.
Penegasan tersebut disampaikan Jero Wacik dalam keteranganya di Sanur, Senin (4/8). Jero Wacik memastikan rencana Qantas dan Intercontinental untuk menutup jalur penerbangannya ke Bali hanya ancaman belaka. Ancaman ini juga merupakan alasan untuk mendapatkan keringanan biaya pendaratan pesawat dan parkir pesawat.
Menurut Jero Wacik rencana penutupan jalur penerbangan oleh Qantas dan Continental merupakan akal-akalan pengusaha semata. "Pengusaha kan biasa untuk mendapatkan keringanan. Coba kalau penumpangnya banyak gak jadi dia. Emang gampang cari tempat penerbangan, jangan takut lah," ujar Jero Wacik.
Jero Wacik menyampaikan jika dibandingkan dengan biaya landing fee di bandara internasional seperti di Australia maupun Amerika, Biaya landing fee di Bandara Ngurah rai Bali masih standar. (mlt)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5972 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4664 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2304 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2232 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan