Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 10 Agustus 2026
Wagub Sudikerta Bantah Terima Suap Rp 150 Miliar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Wakil Gubernur Bali, Ketut Sudikerta, membantah keras tudingan yang menyebutkan bahwa dirinya menerima suap sebesar Rp 150 Miliar dan pemalsuan akta jual beli tanah pelaba pura Desa Balangan, Pecatu, Badung, Bali.
Mantan Wakil Bupati Badung itu justru tak mau ambil pusing terkait tuduhan itu. Saat ini, ia justru ingin fokus mengurus persiapan Munas Golkar di Bali.
"Saya rasa itu tidak penting. Saya fokus untuk acara persiapan Munas Golkar. Kalau saya di suap, silahkan bisa dibuktikan dan buka rekening saya. Silahkan dinilai, saya bukan orang yang mudah terima suap," kata Sudikerta yang juga ketua DPD Golkar Bali, Selasa (25/11/2014).
Tuduhan itu, bagi putra asal Pecatu ini adalah pembunuhan karakter terhadapnya.
"Ini sengaja dihembuskan. Ini sengaja membunuh karakter kekuatan Golkar Bali. Kenapa saat jelang Munas ada isu begini, ini fitnah," Tegasnya.
Terkait berbagai tudingan miring selama ini, Sudikerta menyatakan hal itu tidak akan menciutkan semangat dirinya untuk membangun Bali.
"Setelah Munas Golkar, nantinya akan ada banyak event di Bali.
Saya lebih memilih fokus untuk Bali, daripada memikirkan sesuatu yang tidak jelas dan memang benar saya tidak merasa seperti yang dilaporkan," pungkasnya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4464 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2239 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1561 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1013 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 949 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun