Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Cenderung Tertutup, Diduga Keluarga Terlibat

Tembok

Senin, 1 September 2008, 16:50 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Dugaan pembunuhan yang menimpa pemuda di Desa Tembok Kecamatan Tejakula saat Hari Raya Kuningan dengan luka tusuk pada bagian leher sebelah kiri semakin menguat, bahkan salah satu anggota keluarga korban diduga sebagai pelakunya, lantaran pihak keluarga korban kurang kooperatif dan cenderung tertutup dalam penyidikan yang dilakukan polisi.



“Pihak keluarga sendiri masih sangat tertutup dengan kasus ini, tidak menutup kemungkinan ada yang terlibat, ini akan kita coba pertajam lagi dengan penyelidikan dan penyidikan, apalagi awal peristiwa ini berasal dari rumah dengan adanya ceceran darah di lokasi kedua,” ungkap Perwira Humas Polres Buleleng, Kompol. I Made Sudirsa.

Harapan satu-satunya untuk mengungkap tewasnya Nyoman Nadiasa (25) dari sejumlah saksi di luar keluarga korban yang menemukan pertama korban tewas bersimbah darah,” ada dua saksi di luar keluarga yang kita dengarkan keterangannya, sehingga kuncinya ada pada kedua saksi ini,” ujar Sudirsa.

Saksi pertama yang mengetahui tewasnya Nyoman Nadiasa dengan luka tusuk pada bagian leher sebelah kiri Ketut Manis (40) nampaknya tidak memberikan harapan polisi mengarah kepada aksi pembunuhan, sebab saksi tersebut hanya melihat adanya ceceran darah yang kemudian diikuti dan menemukan korban telah terkapar dibawah pohon mangga berjarak 200 meter dari rumah korban.



Mengutip keterangan saksi pertama Ketut Manis disebutkan, saksi setiap petang biasa meminjam ember untuk mencari air di rumah keluarga korban, namun saat akan menuju rumah korban ditemukan adanya ceceran darah, lantas saksi berteriak dan didengar oleh saksi kedua yang kemudian bersama-sama menyusuri ceceran darah tersebut, hingga kemudian menemukan korban Nyoman Nadiasa dalam keadaan meninggal dunia dengan bersimbah darah akibat luka tusukan pada leher, selain itu juga ditemukan sebilah pisau berlumuran darah tidak jauh dari lokasi korban ditemukan.



Sebelumnya, Warga Desa Tembok di Kecamatan Tejakula, pada Hari Raya Kuningan digegerkan dengan ditemukannya seorang pemuda tewas bersimbah darah dengan luka tusukan pada leher bagian kiri, kontan saja penemuan sesosok tubuh yang diketahui Nyoman Nadiasa membuat tanda tanya sejumlah warga.

Selain melakukan rekonstruksi sementara, untuk mengungkap dugaan pembunuhan polisi telah mengirim jenasah korban Nyoman Nadiasa ke RS. Sanglah, sedangkan dalam kasus tersebut polisi telah memeriksa lima orang saksi. (sas)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami