Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Mengandung Logam Berat dan Beracun
Renon
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Hasil Penelitian Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) Universitas Udayana, kandungan logam berat dalam air kali dan Sungai di Denpasar telah melebihi ambang batas baku mutu kualitas air.
Hal ini disampaikan Peneliti Fakultas MIPA Universitas Udayana IGK Darmaputra, Msi ketika ditemui Beritabali.com di Renon, Selasa (16/9).
Tingginya kandungan logam berat menyebabkan air kali dan sungai di Denpasar tidak lagi direkomendasikan untuk digunakan sebagai air minum. Air kali dan Sungai di Denpasar juga tidak direkomendasikan untuk digunakan sebagai air mandi mengingat kandungan logam berat dalam air dapat menyebabkan iritasi pada kulit.
Darmaputra menyebutkan beberapa kandungan logam berat yang ditemukan pada air sungai dan kali di Denpasar seperti Timbal, Merkuri hingga Cromium.
“Ini sangat beracun bagi tubuh. Indikasinya berdampak pada kesehatan manusia. Seperti kalau kasus merkuri dapat berupa cacat mental karena mengganggu sistem saraf,†papar Ketua Yayasan Pembangunan Bali Berkelanjutan.
Darmaputra menyebutkan tingginya kandungan limbah logam pada air sungai dan kali di Denpasar bersumber dari pembuangan limbah sablon dan limbah yang bersumber dari bengkel-bengkel di Denpasar.
Darmaputra merekomendasikan pemerintah Kota Denpasar untuk membuat instalansi pengolahan limbah industri dan tidak mencapur sistem pengelolaan limbah industri dan limbah domestik atau rumah tangga. (mlt)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 581 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 451 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 442 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan