Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 1 Mei 2026
98,9% Warga Denpasar Puas Pelayan KTP
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sekitar 98,9 Persen responden mengaku puas dengan pelayan KTP di Denpasar dan 1,1 persen mengaku tidak puas. Dimana tingkat kepuasan yang paling tinggi dirasakan pada saat pengambilan KTP yang sudah jadi.
Demikian dipaparkan Putu Wirata Dwikora dari Bali Corruption Watch (BCW) dalam seminar dan konsultasi publik Hasil pelaksanaan Pelayanan pengurusan Kartu Tanda (KTP) di Kota Denpasar Rabu ( 17/9 ) di Hotel Puri Ayu Sudirman Denpasar.
Kepuasan masyarakat tersebut menurut Wirata disebabkan karena pelayanan petugas yang baik,waktu pelayanan cepat dan tidak ada tambahan biaya saat pengambilan KTP serta biaya pelayanan murah. Namun menurut tokoh yang Vokal menyoroti masalah korupsi ini juga menilai masyarakat dalam pengurusan KTP lebih senang mengurus sendiri dari pada menggunakan jasa orang lain.
"Sebanyak 290 responden atau 90,3 % lebih senang langsung mengurus sendiri karena lebih cepat selesai, ketimbang menggunakan jasa/calo," ungkapnya sembari mengungkapkan survey ini dengan menggunakan Citizen Report Card ( CRC ) dengan jumlah responden sebanyak 321 orang menggunakan
sistim acak/random.
Diani Sadiawati Direktur hukum dan hak azasi manusia kantor Bappenas mengungkapkan hasil survey ini merupakan tindak lanjut dari kerjasama Pemkot Dengan Bappenas yang ditandatangani tanggal 18 april 2008 sebagai tindak lanjut dari intruksi Presiden No.5 tahun 2004 tentang percepatan pemberantasan korupsi.
Ditambahkannya dalam melakukan survey persepsi masyarakat khusus dibidang KTP dan pihaknya mengandeng LSM Kemitraan dan BCW sebagai pelaksana di Daerah. Sadiawati mengakui hasil survey tersebut mendekati kenyataan karena Pemkot denpasar telah banyak melakukan inovasi dalam bidang pelayanan publik dengan memanfaatkan teknologi komunikasi seperti perpanjangan KTP lewat internet dan SMS ,pelayanan KTP dengan sistim jemput bola dengan mobil keliling.
Survey yang sama juga dilakukan di 6 daerah yaitu Bandung, Indramayu, Magelang, Pemalang, Jembrana dan Denpasar. (ctg/*)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang