Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 1 Mei 2026
Guru Mengeluh, 9 Bulan Insentif Ngadat
Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Guru - guru di Jembrana mengeluhkan ngadatnya pembayaran insentif mereka. Ngadatnya pembayaran insentif ini sudah sejak 9 bulan untuk guru swasta dan 3 bulan untuk guru negeri. Sejatinya para pahlawan tanpa tanda jasa ini menerima insentif sebesar Rp. 100 ribu per bulannya.
Baca juga:
Oknum Guru Ngaji Cabuli Murid Bawah Umur
Salah satu guru swasta, Selasa (14/10) mengeluhkan belum terealisasinya insentif tersebut. "Saya dengar kabar hal ini dikarenakan data dari propinsi amburadul sehingga insentif terlambat," ujarnya.
Dia menambahkan biasanya pembayaran insentif dibayarkan setiap 6 bulan sekali tetapi sekarang sudah lewat 3 bulan, belum juga ada realisasinya. "Jumlahnya memang tidak banyak tapi bagi kami sangat berarti," ujarnya yang mengaku menjadi guru di sebuah SMA swasta di Jembrana.
Hal senada juga disampaikan oleh sejumlah guru SD Negeri di Negara. Mereka mengeluh karena pembayaran hak mereka ngadat. "Saya heran mengapa hal ini terus saja jadi masalah. Bulan Juli hal ini sudah terjadi kendatipun kemudian sudah dibayar secara mencicil," tandasnya.
Saat itu Dinas Dikbudpar mengaku keterlambatan tersebut lantaran belum lengkapnya data dari masing-masing kecamatan.
Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan dan Pariwisata Jembrana, Nyoman Suryadi, saat dikonfirmasi melalui telepon, Selasa (14/10) mengatakan pihaknya masih belum bisa memberikan informasi, karena sedang ada upacara keagamaan.
"Saya tidak membawa data lengkap sehingga tidak bisa memberikan keterangan pasti,"ujarnya di telepon. Namun saat ditemui beberapa hari yang lalu, Suryadi mengakui kalau insentif untuk guru swasta memang direkap dan dibayarkan tiap 6 bulan sekali. (dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang