Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 28 September 2026
Scanner Rusak, Petugas Kewalahan
Gilimanuk
Kamis, 30 Juli 2009,
15:39 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Upaya pencegahan masuknya teroris di Pulau Dewata tampaknya masih berjalan setengah hati. Pasalnya, sebagian besar scanner di Pos Pemeriksaan KTP Gilimanuk rusak parah padahal arus masuknya pendatang ke Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk cukup deras.
Dari pantauan di lokasi, empat dari lima scanner yang disiapkan untuk memeriksa KTP penduduk yang masuk ke Bali rusak parah dan tidak bisa dipergunakan.
“Yang satu lagi baru dipakai untuk memeriksa lima KTP saja sudah ngadat dan hang,†ujar salah seorang petugas di pos tersebut yang minta namanya tidak dionlinekan, Kamis (30/7).
Menurutnya scanner tersebut sudah sejak lama mengalami kerusakan namun hingga kini belum diperbaiki. “Sampai saat ini belum diperbaiki sehingga kami terpaksa memeriksa KTP secara manual,†katanya.
Atas rusaknya scanner tersebut, dia mengaku cukup kewalahan memeriksa KTP penduduk yang datang, apalagi sekarang arus kedatangan mereka cukup deras. “Terus terang kami kewalahan karena penduduk yang datang cukup banyak sedangkan personil kami terbatas,†keluhnya.
Menurutnya, belakangan ini banyak penduduk yang datang KTPnya sudah kadaluarsa dan beberapa malah tidak membawa KTP. “Kalau kami lihat KTP-nya mati atau tidak punya KTP kami langsung proses dan pulangkan. Sejak kemarin sudah 34 orang orang yang terpaksa dipulangkan karena tidak membawa identitas diri,†katanya.
Sementara itu Kepala Dinas Pendaftaran Penduduk, Tenaga Kerja, Catatan Sipil dan Transmigrasi (Dafduknakertranscapil) Jembrana, IGP Sudhiarsa ketika dikonfirmasi Kamis (30/7) tidak membantah kalau scanner di pos pemeriksaan KTP Gilimanuk rusak. Pihaknya berjanji akan mengganti semua scanner yang rusak tersebut.
“Memang itu kewenangan provinsi namun pemeliharaannya ada pada kita (Pemkab,red). Besok kami akan drop tiga scanner,†katanya.
Keterbatasan personil juga diakui oleh Sudhiarsa. Saat ini, imbuh Sudhiarsa, ada 24 personil yang jaga, terbagi dalam 3 shift yang masing-masing shift terdiri dari 8 orang, terdiri dari 3 orang PNS, 2 orang Satpol PP, seorang tentara, seorang polisi dan seorang LSM.
“Dari hasil evaluasi, kami akan mengusulkan pola baru di pos pemeriksaan KTP Gilimanuk sehingga lebih efektif. (dey)
Dari pantauan di lokasi, empat dari lima scanner yang disiapkan untuk memeriksa KTP penduduk yang masuk ke Bali rusak parah dan tidak bisa dipergunakan.
“Yang satu lagi baru dipakai untuk memeriksa lima KTP saja sudah ngadat dan hang,†ujar salah seorang petugas di pos tersebut yang minta namanya tidak dionlinekan, Kamis (30/7).
Menurutnya scanner tersebut sudah sejak lama mengalami kerusakan namun hingga kini belum diperbaiki. “Sampai saat ini belum diperbaiki sehingga kami terpaksa memeriksa KTP secara manual,†katanya.
Atas rusaknya scanner tersebut, dia mengaku cukup kewalahan memeriksa KTP penduduk yang datang, apalagi sekarang arus kedatangan mereka cukup deras. “Terus terang kami kewalahan karena penduduk yang datang cukup banyak sedangkan personil kami terbatas,†keluhnya.
Menurutnya, belakangan ini banyak penduduk yang datang KTPnya sudah kadaluarsa dan beberapa malah tidak membawa KTP. “Kalau kami lihat KTP-nya mati atau tidak punya KTP kami langsung proses dan pulangkan. Sejak kemarin sudah 34 orang orang yang terpaksa dipulangkan karena tidak membawa identitas diri,†katanya.
Sementara itu Kepala Dinas Pendaftaran Penduduk, Tenaga Kerja, Catatan Sipil dan Transmigrasi (Dafduknakertranscapil) Jembrana, IGP Sudhiarsa ketika dikonfirmasi Kamis (30/7) tidak membantah kalau scanner di pos pemeriksaan KTP Gilimanuk rusak. Pihaknya berjanji akan mengganti semua scanner yang rusak tersebut.
“Memang itu kewenangan provinsi namun pemeliharaannya ada pada kita (Pemkab,red). Besok kami akan drop tiga scanner,†katanya.
Keterbatasan personil juga diakui oleh Sudhiarsa. Saat ini, imbuh Sudhiarsa, ada 24 personil yang jaga, terbagi dalam 3 shift yang masing-masing shift terdiri dari 8 orang, terdiri dari 3 orang PNS, 2 orang Satpol PP, seorang tentara, seorang polisi dan seorang LSM.
“Dari hasil evaluasi, kami akan mengusulkan pola baru di pos pemeriksaan KTP Gilimanuk sehingga lebih efektif. (dey)
Berita Jembrana Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8495 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5838 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3661 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2490 Kali
05
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026