Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Nelayan Demo Proyek Tambak
Banyubiru
Selasa, 11 Agustus 2009,
17:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Puluhan nelayan warga Dusun Pebuahan, Banyubiru, Negara mendemo pembangunan tambak di pesisir pantai Pebuahan. Pasalnya, mereka merasa dibohongi dan menuding proyek tersebut mengganggu aktivitas mereka memasang jaring.
Dari informasi yang dihimpun, Selasa (11/8) puluhan nelayan warga Pebuahan, Banyubiru, Negara mendemo proyek tambak yang sedang dibangun oleh Hendra Prametu.
Mereka merasa dibohongi oleh pengusaha tersebut lantaran jalan utama menuju ke kampung nelayan tersebut hancur lebur lantaran dilintasi truk-truk besar yang mengangkut tanah untuk kepentingan pembangunan tambak tersebut.
Padahal, menurut mereka, pengusaha berjanji akan memperbaiki jalan tersebut dalam waktu seminggu. -uJanjinya seminggu tapi sampai sekarang belum diperbaiki. Jalannya hancur lebur, sudah banyak yang jadi korban,- tandas seorang nelayan.
Selain masalah jalan, warga juga menuding pemasangan pipa paralon yang dilakukan oleh pihak pengusaha tambak mengganggu aktivitas nelayan dalam memasang jaring.
-uParalon yang dipasang ratusan meter itu mengganggu aktivitas kami untuk memasang jaring lantaran pemasangannya terlalu ke timur sehingga kami susah memasang jaring,- ujar seorang tokoh masyarakat yang meminta namanya agar tidak dionlinekan, Selasa (11/8).
Menurutnya, lantaran pemasangan paralon yang terlalu ke timur tersebut, 80 persen lahan nelayan hilang. -uCelakanya, di lahan yang 80 persen itu tempatnya ikan,- tandasnya.
Sementara itu, Hendra Prametu ketika coba dihubungi anak buahnya untuk dikonfirmasi dikatakan sedang tidak ada di tempat. -uDia jarang ke sini,- katanya.
Masturi, Perbekel Banyubiru ketika dikonfirmasi, Selasa (11/8) membenarkan kalau puluhan warganya yang berprofesi sebagai nelayan di Pebuahan melakukan aksi demo.
-uSaya tidak sempat datang karena sedang rapat, saya diwakili staf,- katanya. Masturi membenarkan kalau warganya protes terkait pemasangan paralon dan jalan yang belum diperbaiki. (dey)
Dari informasi yang dihimpun, Selasa (11/8) puluhan nelayan warga Pebuahan, Banyubiru, Negara mendemo proyek tambak yang sedang dibangun oleh Hendra Prametu.
Mereka merasa dibohongi oleh pengusaha tersebut lantaran jalan utama menuju ke kampung nelayan tersebut hancur lebur lantaran dilintasi truk-truk besar yang mengangkut tanah untuk kepentingan pembangunan tambak tersebut.
Padahal, menurut mereka, pengusaha berjanji akan memperbaiki jalan tersebut dalam waktu seminggu. -uJanjinya seminggu tapi sampai sekarang belum diperbaiki. Jalannya hancur lebur, sudah banyak yang jadi korban,- tandas seorang nelayan.
Selain masalah jalan, warga juga menuding pemasangan pipa paralon yang dilakukan oleh pihak pengusaha tambak mengganggu aktivitas nelayan dalam memasang jaring.
-uParalon yang dipasang ratusan meter itu mengganggu aktivitas kami untuk memasang jaring lantaran pemasangannya terlalu ke timur sehingga kami susah memasang jaring,- ujar seorang tokoh masyarakat yang meminta namanya agar tidak dionlinekan, Selasa (11/8).
Menurutnya, lantaran pemasangan paralon yang terlalu ke timur tersebut, 80 persen lahan nelayan hilang. -uCelakanya, di lahan yang 80 persen itu tempatnya ikan,- tandasnya.
Sementara itu, Hendra Prametu ketika coba dihubungi anak buahnya untuk dikonfirmasi dikatakan sedang tidak ada di tempat. -uDia jarang ke sini,- katanya.
Masturi, Perbekel Banyubiru ketika dikonfirmasi, Selasa (11/8) membenarkan kalau puluhan warganya yang berprofesi sebagai nelayan di Pebuahan melakukan aksi demo.
-uSaya tidak sempat datang karena sedang rapat, saya diwakili staf,- katanya. Masturi membenarkan kalau warganya protes terkait pemasangan paralon dan jalan yang belum diperbaiki. (dey)
Berita Jembrana Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2612 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2268 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2217 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026