Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pemprov Curigai Adanya Permainan Dagang Sapi Bali

Beritabali.com, Renon

Rabu, 25 Agustus 2010, 15:49 WITA Follow
Beritabali.com

image.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Pemerintah Provinsi Bali mencurigai adanya permainan perdagangan sapi Bali antar pulau. Hal ini yang menyebabkan pemerintah provinsi Bali memutuskan untuk memperketat pengawasan perdagangan sapi Bali. 

Kecurigaan permainan perdagangan sapi Bali berawal dari tingginya pengiriman sapi Bali ke luar Bali selama 3 bulan terakhir yang mencapai 8000 ekor perbulan. Padahal pemerintah provinsi Bali hanya memberikan kuota perdagangan sapi Bali pertahun sebanak 62.000 ekor pertahun atau sekitar 6000 ekor perbulan.


Humas pemerintah provinsi Bali Ketut Teneng pada keterangannya di Renon, Rabu (25/8) menyatakan jika permainan perdagangan sapi yang melebihi kuota ini tetap dibiarkan maka dikhawatirkan populasi sapi Bali akan terancam punah.



Ini menjaga populasi, jangan sampai nanti kita malah memberli dari luar. Jangan sampai juga sapi ang masih muda yang menjadi bibit bagi pengembangan juga di jual untuk memenuhi permintaan ang tinggi, papar Ketut Teneng.

Humas pemerintah provinsi Bali Ketut Teneng menyebutkan tingginya permintaan akan daging sapi Bali menyebabkan munculnya perdagangan sapi Bali secara ilegal.

Tingginya permintaan sapi Bali juga yang menjadi dasar alasan bagi Bali untuk membatasi perdagangan sapi Bali. (mlt)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami