Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 20 Juni 2026
Pendidikan HIV/AIDS Masuk Kurikulum
Beritabali.com, Renon
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pemerintah provinsi Bali memutuskan untuk memasukkan pendidikan HIV/AIDS sebagai bagian dari kurikulum pendidikan di tingkat SLTP dan SMU.
Keputusan ini diambil karena pendidikan HIV/AIDS melalui kegiatan ekstrakulikuler dalam bentuk Kelompok Siswa penduli AIDS (KSPA) di sekolah-sekolah belum terlalu efektif.
Kepala Dinas Kesehatan Bali dr. Nyoman Sutedja pada keteranganya di Renon (14/12) mengatakan pendidikan HIV/AIDS akan dimasukkan dalam kurikulum pendidikan dalam bentuk muatan pendidikan lokal.
Dimana pendidikan HIV/AIDS pada tahap awal diajarkan oleh para petugas kesehatan di tingkat puskesmas.
Sutedja menyampaikan pendidikan AIDS di sekolah ini lebih dititikberatkan pada pengenalan penyakit AIDS dan penularan HIV/AIDS.
�Selama ini siswa hanya tahu hanya orang dewasa yang bisa tertular tapi sebenarnya semua umur bisa kena, kini akan meluruskan ini, � Nyoman Sutedja.
Nyoman Sutedja mengungkapkan sampai saat ini jumlah kasus HIV/AIDS di Bali telah mencapai angka 3800 kasus.
Dari jumlah kasus tersebut rata-rata yang terinfeksi adalah remaja umur produktif yaitu umur 20-29 tahun. (mlt)
Reporter: -
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun