Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 1 Mei 2026
Pendidikan HIV/AIDS Masuk Kurikulum
Beritabali.com, Renon
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pemerintah provinsi Bali memutuskan untuk memasukkan pendidikan HIV/AIDS sebagai bagian dari kurikulum pendidikan di tingkat SLTP dan SMU.
Keputusan ini diambil karena pendidikan HIV/AIDS melalui kegiatan ekstrakulikuler dalam bentuk Kelompok Siswa penduli AIDS (KSPA) di sekolah-sekolah belum terlalu efektif.
Kepala Dinas Kesehatan Bali dr. Nyoman Sutedja pada keteranganya di Renon (14/12) mengatakan pendidikan HIV/AIDS akan dimasukkan dalam kurikulum pendidikan dalam bentuk muatan pendidikan lokal.
Dimana pendidikan HIV/AIDS pada tahap awal diajarkan oleh para petugas kesehatan di tingkat puskesmas.
Sutedja menyampaikan pendidikan AIDS di sekolah ini lebih dititikberatkan pada pengenalan penyakit AIDS dan penularan HIV/AIDS.
�Selama ini siswa hanya tahu hanya orang dewasa yang bisa tertular tapi sebenarnya semua umur bisa kena, kini akan meluruskan ini, � Nyoman Sutedja.
Nyoman Sutedja mengungkapkan sampai saat ini jumlah kasus HIV/AIDS di Bali telah mencapai angka 3800 kasus.
Dari jumlah kasus tersebut rata-rata yang terinfeksi adalah remaja umur produktif yaitu umur 20-29 tahun. (mlt)
Reporter: -
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang