Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 1 Mei 2026
Polisi Tembak Tiga Kawanan Pencuri Motor di Bali
Jumat, 14 Oktober 2016,
06:10 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Setelah menangkap Suwarji, supir truk Pos dan Giro yang membawa motor curian ke Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Selasa (4/10) lalu, jajaran Resmob Polresta Denpasar menangkap seorang penyalur motor, Aan Handoko dan tiga pencuri motor, yakni Andre (31), Wahyu (24) dan Joko Hadi Prasetyo (27), pada Senin (10/10) lalu. Tiga pelaku curanmor ditembak kakinya karena melawan petugas.
Petugas dipimpin Kanit 1 Iptu Sulhadi masih mengejar 3 pelaku lainnya yakni AF, PT dan SP, yang bertugas sebagai pemetik, penghubung penadah dan pengirim motor curian ke Jember.
“Tiga pelaku buron ini bertugas mengangkut motor curian menggunakan mobil pick up L300 serta SP sebagai penadah,” jelas Wakapolresta Denpasar AKBP Nyoman Artana, didampingi Kasatreskrim Kompol Reinhard Habonaran Nainggolan, pada Kamis (13/10).
Terbongkarnya sindikat pencurian motor ini, setelah petugas Resmob Polresta Denpasar menggeledah truk Pos dan Giro yang parkir di areal Pelabuhan Gilimanuk, pada Selasa (4/10) sekitar pukul 00.30 dinihari. Truk berwarna orange itu dibuntuti dari Renon hendak menuju ke Jember Jawa Timur.
“Kami amankan supirnya (Suwarji) dan menggeledah. Kami temukan 1 unit motor Supra tanpa surat-surat. Setelah dicek ternyata motor itu dicuri di Jalan Subur Gang Merah Delima, Denpasar,” jelas AKBP Artana.
Dipemeriksaan, Suwarji yang merupakan karyawan Perum Damri mengaku membeli motor dari Aan Handoko (tersangka penyalur) dan kemudian Aan ditangkap di rumahnya di Canggu, Kuta Utara. Pukul 07.00 Wita.
Polisi terus mengembangkan dan menambah deretan tersangka lainnya, yakni Andre dan Wahyu ditangkap di wilayah Kalibul Kawan, Tibubeneng, Kuta Utara.
“Dua tersangka lainnya yakni Andre dan Wahyu kami tangkap. Kaki keduanya ditembak karena melawan, usai beraksi mencuri motor Revo,” ujar Kompol Reinhard.
Pengejaran tersangka lainnya berlangsung di Surabaya. Akhirnya tersangka Joko ditangkap dan kakinya dihadiahi timah panas karena melawan petugas. Hasil penyidikan, komplotan maling ini beraksi lima kali di Denpasar, empat kali di Kuta Utara dan Tabanan sebanyak dua kali.
“Mereka ini dua kali menggunakan truk Pos Indonesia mengangkut motor curian. Selebihnya menggunakan mobil pick-up. Ada 11 motor yang kami amankan. Bagi yang merasa kehilangan motor segera lapor ke polresta dengan membawa surat surat kepemilikan motor,” tegasnya.[bbn/spy/psk]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026