Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Duel Antar Tetangga, Satu Orang Ditebas Parang

Senin, 12 Juni 2017, 05:00 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Beritabali.com, Buleleng. Perkelahian atau duel terjadi antar tetangga di Lingkungan Kayubuntil Kelurahan Kampung Anyar Kecamatan Buleleng, yakni bapak melawan bapak serta anak melawan anak, akibat peristiwa itu satu orang dilarikan ke RSU Kertha Usada Singaraja lantaran ditebas parang hingga mengalami luka serius.
 
Peristiwa berdarah itu terjadi, di Jalan Kaswari blok G, Kayubuntil Kelurahan Kampung Anyar, pada Minggu (11/6) sekitar pukul 19.00 WITA. Peristiwa berdarah yang cukup menghebohkan warga Kelurahan Kampung Anyar ini, terjadi antar tetangga gara-gara alkohol, di mana korban bernama Nyoman Arya Sukartana alias Genit (33) dalam kondisi mabuk, berada di depan rumahnya. 
 
[pilihan-redaksi]
Saat itu, tersangka Gede Putu alias Dek Tu (51) baru datang dari bekerja. Sesampainya di depan rumah, tiba-tiba korban yang dalam kondisi mabuk, hendak melempar pelaku, namun dihalangi oleh Kaling setempat, Ketut Bukit, namun korban berbicara kasar dan seolah melecehkan tersangka Dek Tu, dengan melontarkan kata-kata, "Yen ngelawan cai jek ditelapakan batis ake kejang (Kalau kamu melawan saya taruh ditelapak kaki saya) hingga pelaku emosi dan terjadi perkelahian.
 
Perkelahian terjadi diawali oleh korban yang memukul pipi Dektu sebanyak dua kali hingga kemudian terjadi perkelahian, bahkan saat perkelahian itu anak korban bernama Abay membantu korban, mengetahui hal itu, anak Dektu, Komang Agus Wiarta alias Lembong juga ikut membantu orang tuanya sehingga duel antara bapak melawan bapak dan anak melawan anak, bahkan kemudian Agus Lembong lari ke dalam rumah dan mengambil kelewang hingga menebas Arya Sukartana alias Genit berulang kali.
 
Kasubag Humas Polres Buleleng, AKP Nyoman Suartika mengatakan, anggota yang menerima laporan tersebut, langsung menuju ke lokasi, untuk mengamankan kedua tersangka, untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan berlanjut. 
 
"Dari laporan kami terima, anggota sudah ke lokasi, termasuk mengamankan pelaku dan barang bukti berupa parang. Kami juga sudah mintai keterangan dari saksi-saksi," ungkap Suartika, Minggu (11/6).
 
[pilihan-redaksi2]
Kasubag Humas Polres Buleleng, Suartika mengatakan, korban yang dilarikan ke RSU Kertha Usada mengalami luka tebasan kelewang dan masih mendapatkan penanganan medis, sementara polisi tengah mengamankan dua orang pelaku di Mapolres Buleleng.
 
“Korban sedang mendapat penanganan secara medis karena akibat luka tebas pada tangan kiri dan kanan, pinggang dan dada harus menjalani operasi termasuk belum bisa dimintai keterangan karena masih dalam kondisi mabuk, sedangkan atas kejadian itu dua orang masih diamankan di Mako, bapak dan anak yang diduga sebagai pelaku,” papar Suartika.
 
Saat ini kasus pengroyokan sekaligus penebasan ini, masih ditangani lebih lanjut untuk proses penyelidikan dan penyidikan. Sajam berupa parang, sudah diamankan Polisi untuk proses penangangan lebih lanjut. Kini, polisi masih menunggunkondisi korban sadar, untuk dimintai keterangan lebih lanjut. [mds/wrt]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami