Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 24 September 2026
Guru Besar dan Mahasiswa Unud Uji Paslon Mantra-Kerta
Jumat, 23 Maret 2018,
09:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Pasangan cagub nomor urut dua, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra-Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta) “diuji” oleh para guru besar dan mahasiswa saat mengikuti Uji Publik Pilgub Bali 2018 bertema Berebut Tahta Pulau Dewata yang dilaksanakan oleh BEM FH Unud. Dalam acara tersebut paslon Mantra-Kerta diuji oleh dua panelis yang merupakan guru besar FH Unud yakni Prof. Dr. Made Subawa, Prof.Wayan P.Windia, dan Prof. Dr. Yohannes Usfunan, di Aula Fakultas Hukum Universitas Udayana, Denpasar, Kamis (22/3/2018).
Cagub Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra menegaskan pihaknya menyambut baik adanya uji publik tersebut. Menurutnya, hal ini mencerminkan idealisme kaum muda yang menurutnya masih murni.
"Mahasiswa itu masih idealisme ya, melihat dengan jiwa. Negara ini dibuat oleh mahasiswa dan kaum muda," katanya di sela-sela uji publik tersebut.
Sementara menjawab pertanyaan dari salah satu panelis terkait dengan solusi kemacetan di Bali, khususnya Bali Selatan, Rai Mantra mengaku bahwa pihaknya akan mencari pemecahan dengan melakukan kajian yang komprehensif terkait hal tersebut.
"Itu harus dijadikan pemecahan apa nanti jam, tempat, itu perlu kajian komprehensif yang memadai tentang permasalah dan kebutuhan tentang problem-problem itu sendiri," paparnya.
Bahkan ia mengaku akan melibatkan para akademisi yang ada di berbagai universitas di Bali untuk bersama-sama mencari jawaban terkait hal tersebut.
"Regulasi dan secara fisik memang harus dilaksanakan. Tetapi harus ada studi kasus ya, ini teman-teman universitas harus kita libatkan untuk itu," paparnya.
Ketua BEM FH Unud, I Putu Chandra Riantama mengatakan bahwa acara ini dilakukan murni inisiatif dari para mahasiswa FH Unud sebagai ajang pendidikan politik bagi kaum muda khususnya para pemilih pemula.
"Kami mengadakan kegiatan ini murni inisiatif kami dan dari dukungan keluarga besar civitas akademika fakultas hukum. Ini sebagai ajang pendidikan politik bukan ajang mencari panggung politik semata," katanya dalam sambutannya
Terkait hanya hadirnya paslon Mantra-Kerta pada uji publik Kamis (22/3/2018), Chandra Riantama mengatakan bahwa pihaknya sengaja membuat uji publik ini mengundang satu-per satu calon. Hal ini dikarenakan agar pemaparan uji publik ini lebih menukik kepada audiens. Pasangan calon Wayan Koster-Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Koster-Ace) diundang hadir untuk uji publik pada Jumat (23/3/2018).
"Pertanyaan audiens lebih menukik, lebih fokus ya," katanya usai acara.
"Untuk Paslon satu besok kami adakan. Dengan panelis yang sama," paparnya.[bbn/rls/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8329 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5759 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3602 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2435 Kali
05
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026