Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Jumlah OTG di Tabanan Turun dari 118 Menjadi 92 Orang

Rabu, 8 April 2020, 22:00 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, TABANAN.

RS Tabanan merawat satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) asal Kecamatan Pupuan, Tabanan. Saat ini tinggal menunggu hasil swab untuk menyatakan negatif atau positif. Pasien kondisinya sudah stabil dan membaik.
 

[pilihan-redaksi]
Jubir Satgas Penanggulangan Covid-19 di Tabanan I Putu Dian Setiawan menjelaskan pasien PDP dibawa ke BRSU Tabanan sejak Minggu (5/5) dengan keluhan panas. 

 

“Sekarang kondisinya bagus dan stabil,” ungkapnya, Rabu (8/5).
 

Kata dia tes swab telah diambil sehingga saat ini masih menunggu. Sementara mengenai dengan yang diajak kontak dengan pasien sudah menjalankan isolasi mandiri sesuai dengan protokol yang sudah ditetapkan. “Sudah menjalani isolasi masih di tracing,”imbuhnya.  
 

Ditambahkan mengenai dengan jumlah orang tanpa gejala (OTG) dan ODP di Tabanan mengalami penurunan. Jumlah OTG sebanyak 92 dan ODP berjumlah 14 orang. Jumlah ini menurun dari sebelumnya karena sudah selesai melakukan isolasi secara mandiri. “Kalau kemarin OTG sampai diangka 118 orang,” jelasnya.
 

Dian Setiawan menambahkan langkah untuk mengantisipasi penyebaran covid-19 di Tabanan secara aktif sudah melakukan berbagai kegiatan educasi promosi kesehatan seperti di pasar tradisional untuk mewajibkan pedagang dan pembeli menggunakan masker. Bahkan untuk fasilitas umum dan di pasar telah tersedia tempat mencuci tangan.
 

Menurut Dian Setiawan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 ke Tabanan Ketua Satgas Covid-19 Tabanan I Gede Susila didampingi para asisten, BPBD Tabanan dan Dinas Komunikasi dan Informatika Tabanan mengikuti video conference dengan Menteri Dalam Negeri untuk menyatukan langkah antara pusat dan daerah dalam penanganan C0vid-19 di Tabanan.
 

Dalam rapat tersebut ditegaskan agar Pemerintah Daerah  memperhatikan betul terkait dengan kebutuhan daerah dalam mengangani pandemi Covid-19. 

 

“Teleconference itu menyatukan langkah agar kita semua bisa lepas dari Pandemi ini,” tandasnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/tab



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami