Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




10 Terduga Pelaku Pengeroyokan Remaja di Mengwi Ditangkap

Senin, 2 Februari 2026, 15:30 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/10 Terduga Pelaku Pengeroyokan Remaja di Mengwi Ditangkap.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Polisi mengamankan kelompok orang yang diduga terlibat dalam pengeroyokan terhadap remaja berinisial IGSP (16) di Jalan Raya Denpasar–Gilimanuk, tepatnya di sekitar Rumah Sakit Daerah (RSD) Mangusada, Kelurahan Kapal, Kecamatan Mengwi, Badung. Saat ini, aparat kepolisian masih mendalami motif di balik aksi kekerasan tersebut.

"Ya, 10 terduga pelaku ini sudah diamankan Sabtu malam. Saat ini masih dilakukan pendalaman penyelidikan," jelas PS Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, Minggu (1/2/2026).

Ia menyampaikan, kondisi korban yang sebelumnya menjalani perawatan medis di rumah sakit kini dilaporkan telah membaik dan sudah diperbolehkan pulang ke rumah.

Polisi juga memastikan bahwa jumlah terduga pelaku yang berhasil diidentifikasi melalui rekaman kamera pengawas berbeda dengan keterangan awal korban.

"Korban sudah pulang dari rumah sakit sejak kemarin. Kalau dari rekaman CCTV, sementara terduga pelaku yang terkonfirmasi 10 orang," cetus Ayu Inastuti.

Hingga kini, identitas para terduga pelaku belum diungkap ke publik. Penyidik menegaskan bahwa antara korban dan para pelaku tidak saling mengenal. Meski demikian, polisi masih menelusuri kemungkinan adanya konflik lama atau motif lain yang melatarbelakangi pengeroyokan tersebut.

"Kami masih terus meminta keterangan dari korban, saksi-saksi, dan juga para terduga pelaku," cetusnya.

Sebelumnya, IGSP yang diketahui berasal dari wilayah Canggu, Kuta Utara, dilaporkan menjadi korban pengeroyokan oleh puluhan orang tak dikenal pada Sabtu (31/1/2026) dini hari. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka robek di bagian belakang kepala hingga harus mendapat empat jahitan.

Selain luka di kepala, korban juga mengalami memar di bagian punggung akibat hantaman benda tumpul dan tendangan. Kapolsek Mengwi, Kompol Anak Agung Gede Rai Darmayasa, menjelaskan bahwa peristiwa pengeroyokan bermula saat korban bersama seorang temannya melihat keramaian di depan lampu merah Kelurahan Lukluk.

Saat itu, mereka disebut dipaksa untuk berputar balik ke arah barat atau menuju rumah sakit. Ketika korban menepi, puluhan orang mendatangi dan langsung melakukan penyerangan dengan menarik korban dari atas sepeda motor hingga terjatuh.

Dalam kejadian tersebut, korban tidak hanya dipukul dan ditendang, tetapi juga diduga diserang menggunakan benda tumpul oleh salah satu pelaku.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/aga



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami