Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 1 Mei 2026
Bali Miliki Helikopter SAR Hoist Pertama
BERITABALI.COM, BADUNG.
Bali kini resmi memiliki helikopter pencarian dan pertolongan (Search and Rescue/SAR) pertama yang dilengkapi kemampuan hoist atau evakuasi udara tanpa pendaratan. Kehadiran armada ini menjadi tonggak penting dalam penguatan sistem tanggap darurat, khususnya di wilayah pesisir dan kawasan destinasi wisata dengan tingkat kunjungan tinggi di Kabupaten Badung.
Helikopter SAR tersebut terwujud melalui pendanaan dan dukungan penuh dari FINNS Beach Club. Operasionalnya akan dijalankan oleh Sayap Garuda Indah (SGI), organisasi pencarian dan pertolongan berbasis di Bali yang selama ini aktif melakukan misi penyelamatan di darat maupun laut.
Dengan dukungan armada udara ini, kecepatan respons serta kapasitas evakuasi diharapkan meningkat signifikan, terutama dalam kondisi medan sulit dan situasi darurat berskala besar.
Inisiatif pengadaan helikopter SAR ini dikembangkan melalui kolaborasi erat dengan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS). Kerja sama tersebut menegaskan komitmen bersama antara sektor swasta dan pemerintah dalam memperkuat ekosistem penanganan darurat di Bali. Dalam pelaksanaannya, Nusa Medica turut dilibatkan sebagai mitra layanan medis yang memberikan dukungan kesehatan dalam operasi SAR yang dijalankan SGI bersama BASARNAS.
Peluncuran helikopter SAR ini ditandai dengan acara resmi dan kegiatan media yang digelar di Elite Rooftop Cabana FINNS Beach Club. Momentum tersebut sekaligus menjadi ajang penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar (BASARNAS) dengan SGI, sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap operasional dan misi kemanusiaan kolaborasi ini.
Dalam kesempatan tersebut, turut digelar simulasi langsung penyelamatan di laut. Helikopter melakukan manuver terbang rendah dan operasi hoist, memperlihatkan kemampuan evakuasi korban tanpa perlu melakukan pendaratan. Demonstrasi ini memberikan gambaran langsung mengenai teknologi serta standar keselamatan udara yang kini tersedia di Bali.
Selain seremoni, diskusi panel yang menghadirkan perwakilan FINNS, SGI, dan BASARNAS membahas pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan keselamatan masyarakat lokal dan wisatawan. Diskusi ini juga menyoroti visi jangka panjang penguatan sistem SAR Bali sebagai destinasi pariwisata internasional.Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar (BASARNAS), I Nyoman Sidakarya, menyampaikan apresiasiukapresiasi kepada manajemen FINNS Beach Club yang telah memfasilitasi penandatanganan MoU tersebut.
"Kesepahaman ini menjadi wujud komitmen bersama dalam meningkatkan "response time" penanganan darurat demi memberikan rasa aman bagi wisatawan domestik maupun mancanegara yang berlibur di Bali," jelasnya, Jumat (6/2/2026) di Pantai Berawa, Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Badung.
Ia menegaskan, dukungan satu unit Helikopter Bell 412 milik SGI sangat membantu proses evakuasi di medan sulit. Helikopter tersebut telah dilengkapi peralatan "hoist" yang memungkinkan rescuer diturunkan langsung ke lokasi dan korban dievakuasi tanpa pendaratan.
"BASARNAS pun akan menyiapkan tim penolong dengan kompetensi khusus untuk mendukung operasi tersebut", katanya.
BASARNAS juga menyampaikan terima kasih kepada manajemen FINNS Beach Club atas komitmen memberikan dukungan operasional bagi SGI, sehingga helikopter SAR dapat didedikasikan untuk kesiapsiagaan di wilayah Provinsi Bali. Kolaborasi ini diharapkan mampu menghadirkan manfaat nyata bagi wisatawan dan masyarakat Bali secara luas.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang