Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Ratusan Bule Ikut Lepas Tukik
BERITABALI.COM, BADUNG.
Kuta Karnival dibuka resmi Sekreatris Daerah Provinsi Bali, Nyoman Yasa mewakili Gubernur Bali, Sabtu (1/9) sore. Ribuan pengunjung bule dan lokal berbaur di sepanjang pantai menyaksikan even tahunan ini.
Yang menarik ketika dilangsungkan Bali Paddle for Peace (Dayung Perdamaian), yang melibatkan sekitar ribuan peselancar lokal maupun asing asal berbagai negara seperti Eropa, Jepang, Australia, dan New Zealand.
Sore itu pantai Kuta benar-benar menjadi "lautan manusia"dir juga Bupati Badung AA Gde Agung, Ketua DPD Gede Adnyana dan sejumlah pejabat lainnya.Dayung perdamaian itu dimaksudkan sebagai pembawa pesan perdamaian ke seantero dunia.
"Inilah yang bisa kita lakukan kepada perdamaian dan para korban bom," ujar Ketua Panitia Made Supatra Karang.Setelah itu, dilanjutkan pelepasan 55 ekor penyu dan 500 ekor tukik ke laut. Ratusan bule juga tak kalah semangat ikut melepaskan anak penyu ke laut lepas.
Even Kuta Karnival ini akan berlangsung sampai 9 September mendatang. Berbagai atraksi kesenian dan olahraga serta hiburan akan mewarnai selama berlangsung.
Pihak kepolisian menerjunkan 1.100 personel untuk mengamankan kegiatan ini, di samping juga 240 petugas dari pengamanan (pam) swakarsa.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5839 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4600 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2565 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2209 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2192 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan