Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 10 Mei 2026
Koalisi Perempuan Bali Gelar Debat Cagub
Renon
Rabu, 28 Mei 2008,
09:15 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Menjelang pelaksanaan pemilihan gubernur bali, dialog atau pemaparan visi misi calon gubernur makin sering digelar, setelah sebelumnya digagas Universitas Udayana, hari ini (28/5) Koalisi Perempuan Bali menggelar dialog bertema Perempuan dan Pilkada di wantilan gedung DPRD Bali.
Koalisi Perempuan Bali yang didalamnya tergabung sekitar 20 forum dan organisasi perempuan berharap dengan diselenggarakannya dialog ini dapat mendesakkan perbaikan bagi nasib kaum perempuan ke depan.
Ni Luh Gede Yastini, SH, koordinator Koalisi Perempuan Bali menyampaikan bahwa dialog hari ini muaranya adalah setiap pasangan calon kepala daerah bersedia mendandatangani sebuah kontrak politik. “Kontrak politik menjadi penting agar kaum perempuan tidak hanya punya hak pilih tapi ikut dalam menentukan perubahan,†ujar Luh Gede Yastini.
I Gede Winasa, Calon Gubernur yang diusung Koalisi Kebangkitan Bali (KKB) mengawali presentasinya langsung menyerahkan kontrak politik yang telah ditandatanganinya. “Ini komitmen moral kami, bahwa jika kami terpilih kami akan memberikan persamaan hak kepada kaum perempuan di semua aspek kehidupan,†ujar Winasa.
Sedangkan Cok Budi Suryawan (CBS) yang diusung Koalisi Rakyat Bali (KRB) memaparkan komitmennya di bidang pendidikan dan kesehatan. â€Kita komit untuk mewujudkan anggaran 20% untuk pendidikan serta wajib belajar 12 tahun,†ungkap CBS.
Sedangkan Ketut Ngastawa, Tim Sukses Made Mangku Pastika menyampaikan permohonan maaf karena tidak bisa menghadiri dialog ini. â€Maaf, Pak Mangku tidak bisa hadir, beliau ada di Jakarta, namun beliau siap kapan saja untuk bertemu kembali dengan koalisi perempuan Bali,†ujar Ketut Ngastawa.
Saat berita ini dionlinekan acara sedang masuk pada sesi tanya jawab. (ctg)
Koalisi Perempuan Bali yang didalamnya tergabung sekitar 20 forum dan organisasi perempuan berharap dengan diselenggarakannya dialog ini dapat mendesakkan perbaikan bagi nasib kaum perempuan ke depan.
Ni Luh Gede Yastini, SH, koordinator Koalisi Perempuan Bali menyampaikan bahwa dialog hari ini muaranya adalah setiap pasangan calon kepala daerah bersedia mendandatangani sebuah kontrak politik. “Kontrak politik menjadi penting agar kaum perempuan tidak hanya punya hak pilih tapi ikut dalam menentukan perubahan,†ujar Luh Gede Yastini.
I Gede Winasa, Calon Gubernur yang diusung Koalisi Kebangkitan Bali (KKB) mengawali presentasinya langsung menyerahkan kontrak politik yang telah ditandatanganinya. “Ini komitmen moral kami, bahwa jika kami terpilih kami akan memberikan persamaan hak kepada kaum perempuan di semua aspek kehidupan,†ujar Winasa.
Sedangkan Cok Budi Suryawan (CBS) yang diusung Koalisi Rakyat Bali (KRB) memaparkan komitmennya di bidang pendidikan dan kesehatan. â€Kita komit untuk mewujudkan anggaran 20% untuk pendidikan serta wajib belajar 12 tahun,†ungkap CBS.
Sedangkan Ketut Ngastawa, Tim Sukses Made Mangku Pastika menyampaikan permohonan maaf karena tidak bisa menghadiri dialog ini. â€Maaf, Pak Mangku tidak bisa hadir, beliau ada di Jakarta, namun beliau siap kapan saja untuk bertemu kembali dengan koalisi perempuan Bali,†ujar Ketut Ngastawa.
Saat berita ini dionlinekan acara sedang masuk pada sesi tanya jawab. (ctg)
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1002 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 807 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 624 Kali
04
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 582 Kali
05
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026