Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 13 Agustus 2026
Hasil Polling Golput Capai 19,2 Persen
Tembau
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Potensi Golput (golongan putih) dalam Pilkada Bali mencapai 19,2 persen. Hal ini terungkap dari hasil polling yang dilakukan Komite Nasional Pemuda Indonesia KNPI Bali terhadap sekitar 200 ribu pengguna telepon genggam (HP) di Bali.
Dikhawatirkan potensi golput ini akan bertambah hingga mencapai 35 persen pada saat pencoblosan tanggal 9 juli mendatang. Ketua KNPI Bali Putu Indrawan Karna menyatakan jika golput mencapai 35 persen maka besar kemungkinan akan terjadi pemilihan suara putaran kedua.
“Kemungkinan-kemungkinan ini harus dijaga, sebab kalau sampai putaran kedua tidak hanya masalah konflik yang terjadi tetapi masalah pemborosan dana juga akan terjadi,” kata Iwan
Menanggapi hasil poling KNPI, ketua KPUD Bali Anak Agung Oka Wisnumurti menyatakan sangat kecil kemungkinan terjadinya pemilihan putaran 2 dalam Pilkada Bali, mengingat perolehan suara pasangan calon dihitung berdasarkan suara sah yang masuk dan dipastikan salah satu dari 3 calon pasangan gubernur akan mengumpulkan perolehan suara hingga diatas 30 persen dari suara sah.
Menurut Wisnumurti tingginya angka golput hanya akan menunjukkan tingkat partisipasi masyarakat dalam pilkada Bali. (mlt)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4507 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2322 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1967 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1592 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1036 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun