Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan

Senin, 21 September 2026, 18:42 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Seorang sopir truk, Sudiman Nurdiman (41), warga Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan saat memeriksa kondisi ban kendaraan di Rest Area Pekutatan, Banjar Pasar, Desa Pekutatan, Kabupaten Jembrana, Minggu (20/9/2026) malam.

Korban meninggal dunia setelah ban depan truk yang diperiksanya tiba-tiba meledak. Tubuh korban kemudian terhantam tekanan angin dan membentur rangka sasis kendaraan.

Kapolsek Pekutatan Kompol Benyamin Nikijuluw membenarkan peristiwa tersebut saat dimintai keterangan pada Senin (21/9/2026).

Saat kejadian, korban mengemudikan truk Hino Lohan dengan nomor polisi L 8915 UB bermuatan makanan ringan dari arah Gilimanuk menuju Denpasar. Korban saat itu bersama rekannya, Samsul Hadi.

Ketika melintas di dekat Jembatan Pulukan, korban dan rekannya mendengar bunyi ketukan yang tidak wajar dari arah roda depan kanan truk.

Karena merasa curiga, korban kemudian memutuskan menepikan kendaraan dan masuk ke area parkir Rest Area Pekutatan untuk memeriksa kondisi kendaraan.

Rekan korban turun lebih dahulu dan mengecek bagian kolong di sekitar ban depan. Namun, saat pemeriksaan awal tersebut tidak ditemukan adanya masalah.

Setelah rekannya keluar dari kolong kendaraan, korban kemudian masuk untuk melakukan pemeriksaan kembali.

Tak lama kemudian, ban depan truk tiba-tiba meledak dengan suara keras. Ledakan tersebut membuat tubuh korban terhantam tekanan angin ban hingga membentur besi sasis truk. Korban kemudian tidak sadarkan diri dan mengalami luka parah.

Melihat korban terkapar dan bersimbah darah, saksi meminta bantuan tukang tambal ban di sekitar lokasi untuk memanggil ambulans. Kejadian tersebut juga dilaporkan kepada Polsek Pekutatan.

Korban selanjutnya dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, pihak medis menyatakan nyawa korban tidak dapat diselamatkan akibat luka benturan yang dialaminya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/jbr



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami