Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 25 Oktober 2026
Pedagang Remas Kemaluan Tiga Bocah
Kampung Anyar
Sabtu, 5 Juli 2008,
14:42 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BULELENG.
Seorang pedagang di Pasar Anyar Singaraja, Sabtu (5/7) pagi dibekuk Unit Buser Sat Reskrim Polres Buleleng. Ia dibekuk setelah dilaporkan meraba kemaluan tiga bocah perempuan di rumahnya, di Jalan Pipit, Kelurahan Kampung Anyar Kecamatan Buleleng.
Tiga bocah dengan inisial DW (9), WR (6), dan MH (9) mengaku -"digerayangi-(TM) pelaku Nyoman Badeg (45) saat bermain di rumah pelaku. Ketiga bocah itu secara bergantian diraba kemaluannya oleh pelaku.
Aksi itu kepergok setelah ketiga bocah itu menceritakan perbuatan bejat itu kepada orang tuanya.
-uPerbuatan cabul ini telah diakui oleh pelaku. Perbuatan ini dilakukan secara bergantian terhadap ketiga korbannya dengan meraba-raba dan meremas kemaluan ketiga korban secara bergantian. Kasus ini masih kita sidik setelah pelaku kita tangkap dan diamankan di Mapolres,- ungkap Kasat Reskrim Polres Buleleng, AKP Ambariyadi Wijaya.
Aksi yang dilancarkan pelaku Nyoman Badeg terhadap ketiga bocah perempuan yang masih bertetangga itu dilakukan saat rumah pelaku dalam keadaan kosong.
-Di lokasi peristiwa itu hanya ada pelaku, sehingga dengan leluasa bisa beraksi terhadap ketiga korbannya ini, namun secara rinci kita belum tahu apakah ada ancaman, ini masih kita perdalam melalui pemeriksaan,- ujar Ambariyadi Wijaya.
Pelaku Nyoman Badeg yang masih menjalani pemeriksaan di Unit Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Buleleng terlihat tegang bahkan beberapa pertanyaan yang dilontarkan penyidik dibantahnya.
-Mereka yang minta untuk itu, jadi saya mau saja dan secara bergantian saya meraba dan meremas kemaluan mereka,- ujar Badeg.
Untuk memastikan perbuatan cabul yang dilakukan pelaku Badeg, polisi masih melakukan penyelidikan dan penyidikan serta melakukan pemeriksaan medis terhadap ketiga korban aksi perbuatan pencabulan tersebut. (sas)
Tiga bocah dengan inisial DW (9), WR (6), dan MH (9) mengaku -"digerayangi-(TM) pelaku Nyoman Badeg (45) saat bermain di rumah pelaku. Ketiga bocah itu secara bergantian diraba kemaluannya oleh pelaku.
Aksi itu kepergok setelah ketiga bocah itu menceritakan perbuatan bejat itu kepada orang tuanya.
-uPerbuatan cabul ini telah diakui oleh pelaku. Perbuatan ini dilakukan secara bergantian terhadap ketiga korbannya dengan meraba-raba dan meremas kemaluan ketiga korban secara bergantian. Kasus ini masih kita sidik setelah pelaku kita tangkap dan diamankan di Mapolres,- ungkap Kasat Reskrim Polres Buleleng, AKP Ambariyadi Wijaya.
Aksi yang dilancarkan pelaku Nyoman Badeg terhadap ketiga bocah perempuan yang masih bertetangga itu dilakukan saat rumah pelaku dalam keadaan kosong.
-Di lokasi peristiwa itu hanya ada pelaku, sehingga dengan leluasa bisa beraksi terhadap ketiga korbannya ini, namun secara rinci kita belum tahu apakah ada ancaman, ini masih kita perdalam melalui pemeriksaan,- ujar Ambariyadi Wijaya.
Pelaku Nyoman Badeg yang masih menjalani pemeriksaan di Unit Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Buleleng terlihat tegang bahkan beberapa pertanyaan yang dilontarkan penyidik dibantahnya.
-Mereka yang minta untuk itu, jadi saya mau saja dan secara bergantian saya meraba dan meremas kemaluan mereka,- ujar Badeg.
Untuk memastikan perbuatan cabul yang dilakukan pelaku Badeg, polisi masih melakukan penyelidikan dan penyidikan serta melakukan pemeriksaan medis terhadap ketiga korban aksi perbuatan pencabulan tersebut. (sas)
Berita Buleleng Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5781 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4596 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2555 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2202 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2190 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026