Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Dadong Ladri Ditemukan Tewas di Sungai Yeh Ho
Kerambitan
BERITABALI.COM, TABANAN.
seorang nenek tewasSeorang dadong atau nenek renta ditemukan tewas di antara bebatuan Sungai Yeh Ho, Kecamatan Kerambitan, Tabanan Kamis (29/1. Setelah ditelusuri ternyata nenek tua tersebut adalah Ni Nyoman Ladri (70) warga Banjar Belumbang Kelod, Desa Belumbang, Kecamatan Kerambitan yang sehari sebelumnya sempat dicari warga setempat karena hanyut terseret arus sungai Yeh Ho.
Informasi yang berhasil dihimpun BeritaBali.com, sebelum ditemukan tewas, korban yang sudah biasa menyeberangi Sungai Yeh Ho pergi ke sawahnya di subak Tangguntiti, Desa Tangguntiti, Kecamatan Selemadeg, Rabu (28/1) kemarin.
Untuk sampai di sawahnya itu, korban harus menyeberangi Sungai Yeh Ho yang menjadi batas antara Kecamatan Kerambitan dan Kecamatan Selemadeg.
Usai bertani, sekitar pukul 18.00 Wita, korban hendak pulang ke rumah dan kembali menyeberangi Sungai Yeh Ho.
Korban yang saat itu bermaksud menyeberang sungai sempat dilarang oleh dua warga yang juga hendak menyeberang yakni Nengah Koto (55) dan Made Ngena (60).
Kedua saksi menyeberang duluan sembari menyuruh korban untuk menunggu di tepi sungai karena akan dijemput oleh salah satu saksi setelah mengatarkan satu rekanya.
Tak mengindahkan larangan, korban kemudian ikut menyeberang sungai. Begitu nyemplung, tubuh renta korban langsung disambar derasnya arus sungai Yeh Ho.
Kedua saksi yang melihat tubuh korban dibawa arus, berusaha memberikan pertolongan. Namun usaha itu sia-sia karena derasnya arus sungai begitu cepat menyeret tubuh korban dan menghilang.
Kedua saksi pun panik dan tidak mampu berbuat banyak menolong korban. Keduanya kemudian melaporkan kejadian itu ke keluarga korban dan diteruskan ke Polisi.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung ke lokasi kejadian dan berupaya melakukan pecarian yang dibantu anggota Polsek Kerambitan.
Karena suasana semakin gelap ditambah arus sungai semakin besar, tubuh korban pun tidak berhasil ditemukan dan pecarian dihentikan ketika hari semakin gelap.
Tubuh korban akhirnya ditemukan hari ini di antara bebatuan besar sekitar 500 meter dari lokasi awal terseretnya korban.
Pahumas AKP I Made Mundra seijin Kapoles Tabanan membenarkan penemuan mayat di Sungai Yeh Ho. "Kematian korban murni karena terseret arus deras sungai," jelas Mundra.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3810 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1756 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang