Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 29 September 2026
Subak Salah Satu Korban Proyek ADB
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Gerakan petani Internasional menilai Asian Development Bank (ADB) telah gagal dalam membangun system pertanian di kawasan Asia. Gerakan petani Internasional justru menuding ADB sebagai lembaga yang merusak system pertanian yang ada dengan mengembangkan konsep pertanian yang bersifat libral dan komersial.
Salah satunya adalah upaya ADB dalam memfasilitasi pembiayaan rancangan undang-undang pertanahan di Indonesia. Dimana ADB berusaha memprivatisasikan tanh-tanah yang ada di Indonesia. Koordinator Gerakan Petani Internasional Henry Saragih pada keteranganya di Renon (3/5) menyebutkan bukti lainnya di Indonesia adalah kerusakan irigasi pertanian ADB akibat proyek ADB
“proyek-proyek yang mereka bangun justru merusak apa yang sudah ada, seperti salah satunya di Bali ini. Dimana proyek ADB merusak susunan sosial masyarakat yang sudah terbangun” jelas Henry Saragih.
Koordinator Gerakan Petani Internasional Henry Saragih menambahkan jika di analisis lebih dalam, kondisi ini menunjukkan kegagalan ADB dalam menurunkan kemiskinan. Sebab para petani semakin terpinggirkan dengan adanya infrastruktur yang dibangun ADB.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8525 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5882 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3685 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2518 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar