Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 10 Agustus 2026
Subak Salah Satu Korban Proyek ADB
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Gerakan petani Internasional menilai Asian Development Bank (ADB) telah gagal dalam membangun system pertanian di kawasan Asia. Gerakan petani Internasional justru menuding ADB sebagai lembaga yang merusak system pertanian yang ada dengan mengembangkan konsep pertanian yang bersifat libral dan komersial.
Salah satunya adalah upaya ADB dalam memfasilitasi pembiayaan rancangan undang-undang pertanahan di Indonesia. Dimana ADB berusaha memprivatisasikan tanh-tanah yang ada di Indonesia. Koordinator Gerakan Petani Internasional Henry Saragih pada keteranganya di Renon (3/5) menyebutkan bukti lainnya di Indonesia adalah kerusakan irigasi pertanian ADB akibat proyek ADB
“proyek-proyek yang mereka bangun justru merusak apa yang sudah ada, seperti salah satunya di Bali ini. Dimana proyek ADB merusak susunan sosial masyarakat yang sudah terbangun” jelas Henry Saragih.
Koordinator Gerakan Petani Internasional Henry Saragih menambahkan jika di analisis lebih dalam, kondisi ini menunjukkan kegagalan ADB dalam menurunkan kemiskinan. Sebab para petani semakin terpinggirkan dengan adanya infrastruktur yang dibangun ADB.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4439 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2118 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1551 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1008 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 940 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun