Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Subak Salah Satu Korban Proyek ADB
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Gerakan petani Internasional menilai Asian Development Bank (ADB) telah gagal dalam membangun system pertanian di kawasan Asia. Gerakan petani Internasional justru menuding ADB sebagai lembaga yang merusak system pertanian yang ada dengan mengembangkan konsep pertanian yang bersifat libral dan komersial.
Salah satunya adalah upaya ADB dalam memfasilitasi pembiayaan rancangan undang-undang pertanahan di Indonesia. Dimana ADB berusaha memprivatisasikan tanh-tanah yang ada di Indonesia. Koordinator Gerakan Petani Internasional Henry Saragih pada keteranganya di Renon (3/5) menyebutkan bukti lainnya di Indonesia adalah kerusakan irigasi pertanian ADB akibat proyek ADB
“proyek-proyek yang mereka bangun justru merusak apa yang sudah ada, seperti salah satunya di Bali ini. Dimana proyek ADB merusak susunan sosial masyarakat yang sudah terbangun” jelas Henry Saragih.
Koordinator Gerakan Petani Internasional Henry Saragih menambahkan jika di analisis lebih dalam, kondisi ini menunjukkan kegagalan ADB dalam menurunkan kemiskinan. Sebab para petani semakin terpinggirkan dengan adanya infrastruktur yang dibangun ADB.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3798 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1741 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang