Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
PAD Meningkat, KK Miskin Menanjak
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kendatipun Pendapatan Asli Daerah (PAD) Jembrana di tahun 2008 meningkat menjadi Rp. 21,235 milyar yang pada tahun sebelumnya hanya mencapai Rp. 16,972 milyar namun ironisnya jumlah KK miskinpun ikut-ikutan menanjak.
Hal tersebut tersurat dalam Pidato Pengantar Bupati Jembrana dalam acara penyampaian LKPJ Tahun 2008 yang dibacakan Bupati Jembrana, I Gede Winasa pada sidang paripurna di Gedung DPRD Jembrana, Senin (11/5). Dari laporan tersebut diketahui kalau tahun 2007 lalu, jumlah KK miskin hanya sebesar 5.386 namun tahun 2008 meningkat sebesar 817 KK menjadi 5.727 KK.
Menurut Winasa peningkatan ini disebabkan karena adanya pemecahan kepala keluarga atau penambahan keluarga baru, pengaruh dampak krisis global dan adanya penduduk pendatang yang tidak mampu.
Selain itu, Winasa juga mengatakan pembangunan pendidikan secara umum telah mencapai peningkatan dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. “Hal ini dapat diihat dari hasil-hasil yang dapat dicapai pada beberapa indikator pembangunan di bidang pendidikan,” terang Winasa di depan sidang paripurna dewan yang dipimpin oleh Ketua DPRD Jembrana, I Made Kembang Hartawan.
Winasa lalu membeberkan keberhasilan di bidang pendidikan yang meliputi Angka Partisipasi Kasar (APK) SD dan SMP telah menembus angkan di atas 100 persen, sementara angka putus sekolah (DO) berhasil ditekan hingga 0,01 persen.
Sedangkan di bidang kesehatan, Winasa mengungkapkan kalau Usia Harapan Hidup (UHH) penduduk Jembrana telah mencapai 71,50 tahun, sementara angka kesakitan menurun dari 19,46 persen di tahun 2007 menjadi 19,22 persen di tahun 2008. “Hal ini dicapai berkat berbagai upaya kegiatan pelayanan dan pemeliharaan kesehatan,” kata Winasa.
Sementara di bidang pembanguan ekonomi, Winasa memaparkan kalau pada tahun 2008, ada 880 investor yang menanamkan modalnya di Jembrana dengan total investasi sebesar Rp. 97,545 milyar. Sedangkan PDRB Jembrana atas dasar berlaku juga terus mengalami peningkatan hingga mencapai Rp. 2,891 juta.
“Hal ini dapat mempengaruhi peningkatan pendapatan masyarakat untuk meningkatkan daya beli dalam rangka memenuhi kebutuhannya sendiri,” ucap Winasa.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2808 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2033 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1983 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun