Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 9 Oktober 2026
Polisi Militer Lucuti Jaket Tentara
Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Razia gabungan yang digelar aparat Pemkab Jembrana, Polres Jembrana dan Kodim 1617/Jembrana tidak hanya menyasar identitas penduduk maupun barang bawaan penumpang. Pasalnya, dalam razia itu juga ditemukan ada seorang penumpang bus mengenakan jaket loreng mirip tentara.
Di tengah razia berlangsung tiba-tiba aparat dari Polisi Militer (PM) menemukan adanya seorang penumpang bus yang mengenakan jaket loreng mirip tentara. Dari perawakannya, orang itu sangat mirip dengan anggota polisi maupun tentara. Oleh PM, penumpang tersebut diminta untuk membuka jaketnya untuk disita.
Dari pengakuannya terungkap kalau jaket tersebut milik kakaknya yang bernama Roni. Ketika ditanya kakaknya dinas dimana, dia mengatakan tidak tahu. Jawaban serupa juga disampaikannya ketika ditanya nomor telepon kakaknya. Sebelum disita, dia diberikan kesempatan untuk mengambil barang-barangnya yang masih tersimpan dalam jaket tersebut.
“Nanti beritahu kakakmu kalau jaketnya disita. Kalau kakakmu mau mengambilnya, silahkan hubungi kami,” tandas Lettu Sindu, salah seorang anggota PM.
Menurutnya, penggunaan pakaian mirip tentara memang tidak diperbolehkan. “Coba lihat saja, lorengnya sangat mirip seperti loreng tentara,” ujarnya. (dey)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1522 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1274 Kali
Konsensus Politik Tanpa Musuh Era Prabowo Subianto
Dibaca: 735 Kali
Desa Batuan Gianyar Raih Juara I Learning Village Dunia
Dibaca: 661 Kali
Anggota Polsek Manggis Dianiaya, Pinggul Patah
Dibaca: 651 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan