Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 4 Oktober 2026
Kembalikan Kualitas Panganan Khas Tanah Lot
BERITABALI.COM, TABANAN.
Kualitas panganan khas Tanah Lot, Jajan Klepon mulai menurun. Ciri khas klepon Tanah Lot dengan teksturnya yang empuk kalau dilumat dan mudah untuk ditelan mulai hilang. Kini klepon Tanah Lot yang dijual agak kenyal, bahkan terasa sulit ditelah di tenggorokan. Parahnya, ketika ditelah terasa nyangkut di kerongkongan.
Dengan alasan di atas itulah, Festival Jajan Klepon di ajang Tanah Lot Art Festival kembali digelar tahun ini. Resep pemenang lomba festival jajan klepon akan kami pakai sebagai acuan bagi penjual klepon di Objek Wisata Tanah Lot, jelas I Made Sujana Ketua Tanah Lot Art Festival.
Ditegaskanya, hal ini patut dilakukan karena ia tidak ingin juara festival mandek sebatas saat festival berlangsung. Tapi ditidaklanjuti dengan mengunakan resep para pemenang bagi ibu-ibu penjual klepon di Tanah Lot.
Festival jajan klepon ini juga menjadi tolak ukur untuk tetap mempetahankan kualitas jajan klepon Tanah Lot, tegas Sujana.Jajan Klepon sendiri merupakan jajan trade mark objek wisata Tanah Lot. Karena ada ungkapan menyebutkan, Tanah Lot identik dengan jajan klepon.Kalau ke Tanah Lot pasti oleh-oleh jajanya klepon itu sudah menjadi ciri khas Tanah Lot. Kami berusaha mempetahankan ikon jajan khas Tanah Lot ini, bebernya.
Ia tidak mau nantinya Jajan Klepon Tanah Lot malah kalah kualitas dengan jajan klepon yang ada di luar Tabanan.
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1109 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 442 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 403 Kali
Rumah Warga di Tembuku Bangli Terbakar, Kerugian Rp200 Juta
Dibaca: 358 Kali
Bandara Ngurah Rai Layani 15,5 Juta Penumpang hingga Agustus 2026
Dibaca: 299 Kali
ABOUT BALI
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung