Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
PHDI Papua Bina Umat Hindu di Kabupaten Sarmi
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Papua berupaya melakukan pembinaan terhadap umat setempat dengan menggelar persembahyangan bersama, salah satunya di Pura Wana Linggan Sri di Kabupaten Sarmi.
[pilihan-redaksi]
Melalui surat elektronik kepada Beritabali.com, Ketua PHDI Papua, Nyoman Sudha mengatakan, kegiatan ini adalah salah satu upaya pembinaan umat di daerah terpencil dengan membantu "pengempon" (penanggung jawab) pura melaksanakan "piodalan" di Pura Wana Linggan Sri di distrik Bonggo, Kabupaten Sarmi yang jatuh pada Tilem Kedasa, 3 April 2011.
"Kami secara gotong-royong membantu pelaksanaan upacara 'piodalan' di pura tersebut," kata Sudha didampingi Pinandita Pura Surya Agung Buana Jayapura, I Gusti Made Sunartha.
Ia mengharapkan pelaksanaan "piodalan" (peringatan hari jadi) yang digelar setiap tahun ini dilakukan sesuai dengan kondisi masyarakat setempat (desa, kala, patra).
Sudha mengatakan, upacara "ngayah" (gotong royong) ke pura tersebut dilakukan sedikitnya 60 umat Hindu yang tinggal di Kota Jayapura, yang dikemas dalam kegiatan "Tirtayatra" atau perjalanan suci.
Pura Wana Linggan Sri di Bonggo tersebut "diempon" oleh empat keluarga yang merupakan transmigran asal Karangasem dan Buleleng, Provinsi Bali itu. Mereka datang
ke Pulau cendrawasih tersebut sekitar tahun 1995 lalu.
Pada kesempatan tersebut, I Ketut Danawijaya, seorang "pengempon" pura itu menyampaikan terima kasih kepada seluruh umat yang datang membantu pelaksanaan piodalan tahun ini dan sesuai arahan "Pinandita" (rohaniawan), bersama warga lainnya secara swadaya akan melakukan piodalan selanjutnya.
"Saya selaku pengempon pura mengucapkan terima kasih atas bantuan umat sedharma dalam pelaksanaan upacara piodalan kami ini," katanya.
Dalam acara "Tirtayatra" PHDI Papua itu, juga menyerahkan sumbangan berupa peralatan upacara agama dan buku-buku agama Hindu serta diakhiri acara "dharma wacana" yang dibawakan oleh Pinandita Pura Surya Agung Buana, Kota Jayapura.
Seorang peserta Tirtayatra, I Wayan Supatrayasa mengatakan terkesan dengan keberadaan umat Hindu di sekitar Pura Wana Linggan Sri bisa melaksanakan upacara piodalan, walau pura tersebut hanya diempon oleh empat KK,
"Saya sangat terkesan dengan umat yang begitu antusias melaksanakan upacara piodalan, sebagai ungkapan syukur kehadapan Ida Sang Hyang Widhi (Tuhan) atas karunia-Nya," kata pria yang juga Sales & Marketing PT Garuda Indonesia, Jayapura.
Keberadaan pura tersebut cukup jauh dari Kota Provinsi Jayapura. Sekitar enam jam perjalanan melalui jalan darat.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5858 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2576 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2214 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan