Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Data Masyarakat Miskin BPS Belum Valid
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) nampaknya kini mulai diragukan validitasnya. Setelah sebelumnya Gubernur Bali Made Mangku Pastika yang meragukan data kemiskinan yang dimiliki BPS, kini giliran Bupati Karangasem Wayan Geredeg yang meragukan data BPS.
Dimana berdasarkan data BPS jumlah keluarga miskin di kabupaten Karangasem mencapai 33.000 kepala keluarga. Jumlah tersebut menempatkan Kabupaten ujung timur pulau Bali ini sebagai kabupaten dengan jumlah keluarga miskin tertinggi di Bali.
Bupati Karangasem Wayan Geredeg menyatakan jika diperkirakan jumlah keluarga miskin di Karangasem sebenarnya tidak lebih dari 15.000 kepala keluarga.
Menurut Geredeg, tingginya jumlah keluarga miskin di Karangasem berdasarkan data BPS terjadi akibat tidak jelasnya indikator keluarga miskin yang digunakan BPS. ”Bahwa itu belum dirincikan secara jelas 14 variabel dan itu juga masih berbau kedekatan dan berbau juga dari sisi bantuan, begitu diberikan raskin itu meledak lagi. Begitu ada BLT itu meledak lagi, saya curiga bahwa data-data yang muncul dalam BPS belum valid,” papar Wayan Geredeg.
Geredeg mengakui akan melakukan survei ulang untuk mengetahui jumlah keluarga miskin yang sebenarnya. Sebab data yang salah akan menyebabkan munculnya kebijakan yang salah.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5924 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4647 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan