Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
BNN Siap Ganti Rugi Kerusakan
Beritabali.com, Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Setelah sebelumnya pihak Kantor Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Bali memperkirakan kerugian akibat rusaknya sejumlah fasilitas di dalam lapas berkisar Rp 1 miliar, ternyata setelah dihitung ulang angkanya jauh lebih besar, yakni hampir 3 miliar. BNN (Badan Narkotika Nasional) mengkalim siap mengganti seluruh kerusakan di Lapas Kerobokan.
Tim BNN yang dipimpin Kepala Biro Umum BNN Brigjen Gontor Hutapea yang didampingi Kalapas Kerobokan, Siswato melakukan peninjauan langsung dilokasi kerusuhan, pada Rabu (29/06). Hasilnya, Siswanto kepada wartawan usai peninjuan mengatakan, kerugian akibat kerusuhan itu mencapai 2,98 milliar. Angka ini didapat dari hasil estimasi atau perkiraan yang dilakukan oleh konsultan.
"Kita mengundang konsultan untuk menghitung kerugian. Hasilnya diperkirakan mencapai Rp 2,98 milliar," jelas Siswanto. Dikatakan pula, cukup tingginya angka kerugian itu, karena hampir semua peralatan yang ada disekitar kerusahan mengalami kerusakan. Diantaranya, pintu, trali, meja, kursi, AC, kamera CCTV bahkan hingga kantin juga tak luput dari sasaran amuk penguni Lapas.
Lantas siapa yang bertanggungjawab atau yang menanggung biaya kerusakan? Tentang ini Siswanto mengatakan semua menjadi tanggungan BNN. "Yang ganti ya BNN," katanya singkat. Namun beda halnya dengan Kepala biro umum BNN, Bontor Hutapea. Dikatanya, kerugian pasca kerusuhan belum ada hasil terkait nilai kerugian. Bontor hanya mengatakan saat ini sedang dilakukan penghitungan.
Yang jelas sampai saat ini kami belum tahu berapa nilai kerugian karena tim sedang melakukan pengecekan," tegasnya.
Dia juga membantah pernyataan Kalapas yang menyebut nilai kerugian mencapai Rp 2,98 miliar. "Ah belum sampai disitu, karena kami masih mengevaluasi," timpalnya.
Sementara terkait siapa yang menanggung biaya perbaikan, Gontor hanya mengatakan masih akan melakukan koordinasi antara BNN dan Kementerian Hukum dan Ham. "Yang jelas antara BNN dan Kemenkum Ham masih akan berkoordinasi dulu," pungkasnya sambil berlalu.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5926 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4648 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan