Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
BLH Bali Ngotot Abrasi Akibat Faktor Alam
Beritabali.com, Kuta
BERITABALI.COM, BADUNG.
Badan Lingkungan Hidup (BLH) Bali memastikan abrasi yang terjadi di pantai-pantai di Bali sebagian besar disebabkan oleh faktor alam, salah satunya akibat dampak pemanasan global.
Penegasan tersebut disampaikan Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Bali Anak Agung Alit Sastrawan di Kuta, Jumat (1/7) menanggapi hasil pemantauan Sekretariat Kerja Pelestari dan Penyelamatan Lingkungan Hidup (SKPPLH) Bali yang menyatakan abrasi pantai di Bali terjadi akibat kesalahan pengelolaan pantai yang dilakukan oleh pemerintah provinsi Bali dengan membangun krib di sepanjang pesisir pantai.
Menurut Alit Sastrawan, program pengelolaan pesisir Bali dengan pembangunan krib di sepanjang pantai telah melalui proses studi yang panjang, sehingga kecil kemungkinan akan menyebabkan abrasi.
Krib itu dipasang sudang dengan studinya, tidak gampang itu ada studinya. Sekarang yang anda percaya studi oleh para ahli atau siapa? Sekarang kalau bicara studi, kriterianya apa? Kan keilmuan, penyebabnya banyak, lebih banyak karena alam, Anak Agung Alit Sastrawan.
Sastrawan mengaku meragukan data SKPPLH Bali yang menyatakan dari sekitar sekitar 460 kilometer panjang garis pantai di Bali, sekitar 40 persen diantaranya telah mengalami abrasi sangat parah dan 60 persen mengalami abrasi ringan.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5777 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4594 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2553 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2200 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2187 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan