Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 16 Agustus 2026
PDIP Bali Siap Menangkan Paket Puspayoga-Cok Ace
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Ketua DPD PDIP Bali Anak Agung Ngurah Ratmadi, menyatakan siap mengawal dan memenangkan paket Puspayoga-Cok Ace dalam Pilgub 2013 mendatang. "Saya prajurit partai jadi saya siap mengawal dan memenangkan paket itu jika itu keputusan DPP PDIP," ujar Ratmadi, Usai pelantikan Bupati Buleleng di Gedung Jaya Sabha, Denpasar, Senin (27/8/2012).
Ditanya apa tidak ada masalah kader partai PDIP seperti Puspayoga berpasangan dengan Cokorda Artha Ardana Sukawati atau yang biasa di sapa Cok Ace yang merupakan kader Partai Golkar, Ratmadi atau Cok Rat mengatakan tak ada masalah karena ia mengaku partainya merupakan partai terbuka.
" Tidak ada masalah wakilnya dari kader partai lain karena kita partai terbuka," imbuh Cok Rat. Terkait tidak dipakainya lagi Gubernur Bali, Made Mangku Pastika oleh PDIP dalam Pilgub nanti, Cot Rat mengaku dirinya tunduk kepada DPP PDIP. "Silahkan jika Pastika mau dipakai lagi ya saya siap mengawalnya jika itu perintah DPP PDIP, tapi jika tidak dipakai lagi saya ikuti DPP saja," ujarnya.
Cok Rat mengaku seluruh nama calon Gubernur sudah dikirim ke kantor pusat termasuk Pastika. " Seluruh nama-nama calon sudah saya kirim-kirim saja ke kantor pusat," jelas politisi senior ini.
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4540 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2353 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2006 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1611 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1051 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun