Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 14 Agustus 2026
Hutan Gunung Agung Kembali Terbakar
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Setelah sebelumnya sempat terbakar selama empat hari, kini hutan di gunung Agung Bali kembali terbakar. Kobaran api kembali membara di hutan Gunung Agung pada Selasa, (11/9/2012) siang.
" Saat ini kobaran api sudah menjalar ke beberapa areal,"kata Kepala Pusat Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Karangasem Bali, Nyoman Sutirtayasa. "Karena mendung, maka api hanya bisa kelihatan asapnya saja dan secara kasat mata sudah bisa dilihat dari Kota Amlapura," ungkap Sutirtayasa, Selasa (11/9/2012). Sutirtayasa mengaku tidak mengirimkan petugas untuk memadamkan api secara manual karena hari sudah sore.
"Kami tidak mau ambil risiko. Hari sudah mulai malam, dari pada petugas dikepung api dan tidak bisa menyelamatkan diri akibat medan yang terjal, lebih baik besok saja kami akan dikirim tim ke lokasi," imbuhnya. Kobaran api diperkirakan akan terus menjalar dan menghanguskan puluhan hektar hutan yang ada di sisi selatan dan timur lereng Gunung Agung. Dari empat titik api yang ada, terdapat dua titik yang saat ini terpantau mendekati puncak gunung dan sisanya menyisir lereng bagian bawah.
Rencananya, Rabu pagi sekitar pukul 05.00 Wita, petugas gabungan yang terdiri dari 8 personil gabungan dari beberapa instansi terkait seperti SAR, Pusdalops, posko ESR Karangasem, dan Dinas Kehutanan Karangasem akan bergerak menuju Lereng Gunung Agung.
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4518 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2334 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1982 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1601 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1041 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun