Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 11 Oktober 2026
7 Tokoh Bali Raih IHDN Award
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Tujuh tokoh meraih penghargaan Adi Dharma Vriti Anugraha dari Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar. Mereka dinilai berjasa dalam memajukan agama Hindu di Tanah Air. Penghargaan disampaikan Rektor IHDN Prof Dr Made Titib dalam rapat senat saat Dies Natalis VIII dan Wisuda XIV di Hotel Grand Bali Beach Sanur, Denpasar, Senin (12/11/2012).
Ketujuh tokoh yang meraih Award yang sudah dua kali diberitakan IHDN itu masing-masing Alm. Dr Narendra Pandit Shastri, Alm. DR HC I Gusti Made Tamba, Alm.Ida Bagus Wayan Gede, Ida Pandita Mpu Daksa Natha Ratu Bagus, Komjen Pol (Purn) Made Mangku Pastika, I Gusti Agung Ngurah Artha, dan Brahmacarya Agus Indra Udayana.
"Tujuh tokoh ini sangat berjasa dalam memajukan agama Hindu di Indonesia," jelas Titib. Dia mencontohkan, almarhum Narendra Pandit Shastri merupakan misionaris Hindu yang datang ke Bali tahun 1951 akhirnya mampu memajukan pendidikan agama Hindu di Indoensia.
Demikian juga Mangku Pastika mantan Kapolda Bali ini, dinilai memiliki komoitmen kuat dalam menjaga kawasan suci Bali dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui Bali Mandara. "Gusti Ngurah Artha pendiri Sandhi Murti yang menyebarluaskan ajaran Yoga Dasa aksara ke berbagai daerah di Indonesia dan kawasan Eropa termasuk Eropa Timur," imbuh Titip.
Tak ketinggalan Indra Udayana putra tokoh kharismatis Bali Ibu Gedong, pantas menerima Award sebagai pemimpin Ashram Gandhi di Puri Bali dan Institute of Vedanta.
Menurut Titib, kiprah Indra Udayana mampu memajukan pendidikan spiritual dan kamanusiaan sesuai ajaran Vedanmta dan Mahatma Gandhi di berbagai wilayah Indonesia. "Beliau telah berbicara tentang multikultur dan dialog generasi muda antar agama di 40 negara termasuk di depan majelis umum PBB," imbuhnya. Atas penghargaan yang diterimanya, Gusti Ngurah Artha merasa terharu dengan apresiasi yang diberikan IHDN. "Ini sesuatu yang luar biasa yang IHDN berikan. Ini menunjukkan perhatiannya kepada peran budayawan dan seniman dan orang yang benar-benar mampu mengembangkangkan budaya dan agama di luar komumitasnya.
Penghargaan kepada mereka yang mengembangkan konsep dasar yang bukan provokatif melainkan dengan konsep membangun dan menyadarkan," ucap pria yang akrab disapa Tu Rah ini.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 3930 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 1915 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1741 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1460 Kali
Anggota Polsek Manggis Dianiaya, Pinggul Patah
Dibaca: 1035 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan