Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Arjaya : Isu Reklamasi Makin Liar, Banyak Yang Bermain
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Anggota DPRD Bali, Made Arjaya menyatakan, isu reklamasi di Teluk Benoa Bali kini semakin liar. Banyak pihak yang bermain untuk kepentingan yang berbeda-beda. Hal ini disampaikan Arjaya di Denpasar, Senin (3/2/2014) ketika ditanya wartawan soal isu reklamasi di Teluk Benoa, yang kini terus menuai pro dan kontra.
Arjaya menyamakan isu reklamasi dengan ranperda prostitusi. Dimana banyak pihak yang bermain untuk kepentingan yang beragam. "Reklamasi ini mirip seperti ranperda prostitusi itu, jadi dia makin diucek, nilainya makin tinggi, perda prostitusi diucek-ucek,maka nilainya makin tinggi bagi trantib, demikian juga isu reklamasi, dibuat seperti ini agar nilai menjadi tinggi untuk dimainkan,"ujar Arjaya.
Arjaya mengajak pihak-pihak yang pro dan kontra agar mengikuti hasil kajian yang ada. Sementara pemerintah pusat diminta agar bersikap jelas, agar persoalan reklamasi ini menjadi jelas duduk perkaranya. " Pusat harus ada kejelasan, kalau memang tidak memungkinkan, jangan dimasukkan ke dalam MP3EI (Program Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia), jangan biarkan ini menjadi liar dimana banyak pihak yang bermain, malah di Bali yang ribut. Di Bali juga, ayo kita terbuka saja, yang ribut-ribut sampaikan saja, mau minta apa, seperti apa, biar jelas,"ujarnya.
Menurut Arjaya, sepanjang pemerintah pusat sudah memasukkan reklamasi Teluk Benoa ke dalam program MP3EI, maka reklamasi itu akan tetap berjalan.
"Jadi mari kita sudahi saja semua ini, kita bicara terbuka. Jika soal reklamasi Teluk Benoa, tanyakan ke PDIP, jangan tanya gubernur, nanti di akhir jabatan saya di propinsi, akan saya buka semuanya,"ujarnya.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5937 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4653 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2622 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2279 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2221 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan