Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 10 Oktober 2026
Sejarah Gempa Bumi Seririt 1976
Jumat, 8 Mei 2015,
09:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BULELENG.
Pada 14 Juli 1976, sebuah gempa bumi besar dengan skala 6.2 skala Richter mengguncang Seririt, Buleleng, Bali, dengan episentrum di daratan. Gempa bumi Seririt menelan korban tewas sebanyak 559 orang, luka berat 850 orang dan luka ringan 3.200 orang. Dilaporkan juga, hampir 75% dari seluruh bangunan rumah di Tabanan dan Jembrana mengalami kerusakan.
Pada tanggal 27 Juli 1976 Pemerintah Singapura saat itu menanggapi tragedi ini dengan mengirimkan 20 personel tenaga medis ke Bali. Tim yang dipimpin oleh MAJ (DR) Winston Koh, tiba di Bali dengan membawa 3,500 kg pasokan medis dan peralatan.
Tim mendirikan base camp di kota Seririt Buleleng, sekitar 65 kilometer barat laut dari Denpasar. Tim bekerja berdampingan dengan tim medis lainnya dari Bulan Sabit Merah Indonesia dan beberapa universitas di Indonesia.
Tim medis dikirim setiap hari ke desa-desa sekitarnya untuk membuka posko kesehatan dimana konsultasi medis, pengobatan dan imunisasi diberikan untuk desa-desa tersebut. Setelah bekerja sekitar 2 minggu lebih, pada tanggal 15 Agustus 1976, tim medis Singapura ini kembali ke negaranya dengan kontribusi telah merawat sekitar 3.000 pasien korban gempa di Seririt dan sekitarnya.
Berita Buleleng Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
01
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 1772 Kali
02
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1613 Kali
03
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1350 Kali
04
Anggota Polsek Manggis Dianiaya, Pinggul Patah
Dibaca: 881 Kali
05
Konsensus Politik Tanpa Musuh Era Prabowo Subianto
Dibaca: 823 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026