Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 1 Oktober 2026
California Setuju Legalisasi Ganja & Tolak Kondom
Jumat, 11 November 2016,
08:15 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DUNIA.
Beritabali.com, California. Negara Bagian California, Nevada, dan Massachusetts menyetujui penggunaan ganja untuk kepentingan rekreasional, berdasarkan hasil pemungutan suara di negara-negara bagian itu.
Pemungutan suara yang dilakukan bersamaan dengan pemilihan presiden itu mendukung legalisasi budi-daya dan konsumsi ganja bagi mereka yang berusia lebih dari 21 tahun.
Sementara dalam pemungutan suara di Negara Bagian Florida dan North Dakota, para pemilih mendukung penggunaan ganja untuk kepentingan medis.
Dengan demikian, di sana ganja akan menjadi pilihan dalam menangani keadaaan pasien yang diakibatkan sejumlah penyakit di antaranya kanker, AIDS, dan Hepatitis C.
Dalam ketentuan California, pajak atas penjualan dan mebudi-dayaan ganja akan digunakan untuk mendukung program kaum muda, perlindungan lingkungan dan penegakan hukum.
Pemungutan suara serupa di Maine belum diketahui hasilnya, sementara hasil di Arizona menolak legalisasi itu.
Ganja legal menjadi salah satu industri yang paling cepat berkembang di Amerika, yang menurut beberapa analis, hingga tahun 2020 nanti penjualannya bisa mencapai US$22 miliar (atau sekitar Rp288 triliun).
Tetapi para penentang ketentuan ini mengatakan legalisasi ini membuka jalan untuk promosi ganja di acara yang ditonton oleh anak-anak muda, memamerkan 'pengabaian kesehatan dan keselamatan anak'.
Di Massachusetts, undang-undang itu akan berlaku pada bulan Desember, dengan ketentuan perpajakan mirip dengan yang di California.
California adalah salah satu negara bagian pertama yang mengesahkan penggunaan ganja untuk tujuan pengobatan pada tahun 1996.
Pada hari Selasa (8/11/2016), pemilih di Florida dan North Dakota mengikuti jejak ini, dan kini penggunaan ganja untuk kepentingan kesehatan merupakan hal yang legal di sebagian besar negara bagian AS.
Banyak negara bagian yang menggunakan ajang pemilihan umum sebagai kesempatan untuk melakukan pemungutan suara atas berbagai topik lain seperti perpajakan, upah minimum atau hukuman mati.
Nebraska memberlakukan kembali hukuman mati, membatalkan keputusan negara bagian itu tahun lalu untuk menghapuskan hukuman mati. Meskipun belum ada yang dieksekusi sejak tahun 1997, namun saat ini ada 10 orang terpidana yang sudah dijatuhi hukuman mati.
Di California, para pemilih menolak usulan untuk memberlakukan keharusan bagi para pemain di industri pornografi untuk mengenakan kondom dalam semua adegan seks, demikian lansir BBC.[idc/psk]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 121 Kali
02
Bandara Ngurah Rai Layani 15,5 Juta Penumpang hingga Agustus 2026
Dibaca: 102 Kali
03
Desak Rita Raih Emas dan Pecahkan Rekor Asian Games 2026
Dibaca: 72 Kali
04
Karyawan Toko di Sukawati Curi Rp73 Juta, Kabur ke Banyuwangi
Dibaca: 45 Kali
05
Rumah Warga di Tembuku Bangli Terbakar, Kerugian Rp200 Juta
Dibaca: 37 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026