Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 2 Oktober 2026
Terlalu Sering Buka Facebook Bikin Anda Menderita
Sabtu, 24 Desember 2016,
07:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DUNIA.
Beritabali.com, Kopenhagen. Terlalu banyak menghabiskan waktu di Facebook, melihat foto-foto pasangan yang bahagia atau foto-foto liburan, bisa membuat Anda menderita, demikian kata para peneliti.
Tim peneliti di University of Copenhagen, Denmark, menyimpulkan bahwa penggunaan media sosial secara berlebihan bisa memicu rasa cemburu.
BACA JUGA:
Mengutip BBC, kesimpulan tersebut makin relevan terutama bagi mereka yang 'lebih sering berada di media sosial tanpa terhubung atau terlibat komunikasi aktif dengan para pengguna lain'.
Kajian ini melibatkan 1.300 responden, sebagian besar perempuan, dan diterbitkan di jurnal Cyberpsychology, Behaviour, and Social Networking.
"Memakai media sosial seperti Facebook secara terus-menerus bisa berdampak negatif terhadap kondisi emosional Anda," kata peneliti di artikel tersebut.
Disebutkan pula pemakaian yang berlebihan bisa membuat Anda merasa tidak puas dengan apa yang Anda punya saat ini. Menurut tim peneliti, yang terjadi kemudian adalah muncul perasaan negatif setelah membaca update atau melihat foto-foto di Facebook.
Mengapa ini terjadi? Para pakar mengatakan ini disebabkan oleh yang disebut sebagi 'perbandingan sosial yang tidak realistis'.
Lantas, bagaimana mengatasi perasaan cemburu atau mood yang rusak gara-gara melihat foto-foto orang lain yang tampak begitu bahagia di media sosial?
Para peneliti menyarankan untuk lebih aktif berkomunikasi dengan para pengguna lain di media sosial. Ini jauh lebih baik daripada hanya 'memelototi foto-foto tanpa bertegur sapa dengan pengguna lain'.
Cara lain adalah dengan berhenti sama sekali memakai media sosial, misalnya selama satu pekan, yang lebih sering disebut sebagai detoks digital, memutus sama sekali 'keterkaitan dengan Facebook, Twitter, dan sejenisnya'.
Atau mungkin Anda tertarik dengan keputusan beberapa kawan yang secara dramatis menghapus aplikasi Facebook di smartphone mereka.
"Saya memang sengaja menghilangkan dan menghapus Facebook dari kehidupan saya. Saya merasa jauh lebih tenang sekarang," ujar salah seorang responden.
BACA JUGA:
Menurutnya, dengan berhenti menggunakan medsos, dirinya malah lebih mampu melakukan hal-hal lain yang lebih bermanfaat.
"Dulu saya menghabiskan waktu berjam-jam setiap hari di Facebook, kini saya bisa lebih banyak mengerjakan hal-hal lain yang jauh lebih bermanfaat," imbuhnya.[bbn/idc/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 321 Kali
02
Rumah Warga di Tembuku Bangli Terbakar, Kerugian Rp200 Juta
Dibaca: 258 Kali
03
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 233 Kali
04
Bandara Ngurah Rai Layani 15,5 Juta Penumpang hingga Agustus 2026
Dibaca: 224 Kali
05
Desak Rita Raih Emas dan Pecahkan Rekor Asian Games 2026
Dibaca: 200 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026