Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 23 September 2026
Tujuh Raja Kumpul, Perkenalkan Nusantara ke 400 Turis dan 88 Investor
Minggu, 20 Agustus 2017,
14:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com, Badung. Untuk menggaet wisatawan mancanegara, hingga investor asing ke sektor pariwisata, seni dan budaya, Tujuh raja dan sultan Nusantara berkumpul di Bali, Sabtu,(19/8) di Pantai K-Land, Desa Kelan, Badung.
Para raja dan sultan dari berbagai daerah tersebut berkumpul sembari merayakan Hari Ulang Tahun ke-72 Republik Indonesia (RI). Tujuh kerajaan dan kesultanan itu bersatu padu dalam "Timeless Indonesia Festival" yang akan dilaksanakan dari 19 sampai 25 Agustus 2017, di Pantai K-Land, Desa Kelan, Badung.
Disela kegiatan tersebut, Ketua Yayasan Konderatu, Herlinda Siahaan menyampaikan, Timeless Indonesia Festival dilakukan untuk memperkenalkan destinasi lain yang baru di Nusantara di luar Bali. Dengan tujuan utamanya, Bali ingin membantu destinasi wisata didaerah lain di Indonesia agar lebih dikenal oleh pelancong mancanegara.
"Kami mengundang 400 turis dari China. Dari jumlah tersebut terdapat 88 investor dari beberapa negara. Itu dimaksudkan agar mereka bisa melihat kekayaan Indonesia," jelasnya
Dilanjutkan, untuk saat ini sebanyak 7 kerajaan dan kesultanan yang hadir. 7 kerajaan yang hadir diantaranya, Kerajaan Sumedang Larang, Kerajaan Buleleng, Kerajaan Klungkung, Kesultanan Deli, Kedatuan Luwu, Kerajaan Bulungan Kalimantan Utara dan Kesultanan Cirebon.
Rencananya festival serupa akan kembali digelar pada Maret 2018 dengan menggandeng 7 kerajaan dan kesultanan yang berbeda. Festival tersebut bakal digelar rutin hingga 5 tahun mendatang. Targetnya jumlah turis yang datang ke destinasi lain di Nusantara bisa menembus setengah dari kunjungan wisatawan asing ke Bali.
"Bali tidak pernah kekurangan turis. Kehadiran investor diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi Bali dan nasional," ucapnya.
Herlinda menambahkan, Yayasan Konderatu selaku penyelenggara, ingin mengulang kesuksesan pelaksanaan TIF pada 2014. Acara ini berfungsi sebagai ajang promosi pariwisata bagi daerah-daerah di seluruh Indonesia.
"Seni budaya dan pameran sejarah merupakan daya tarik yang sangat besar dan penting untuk pengembangan pariwisata," ujarnya.
Isu yang terus perlu dipupuk terkait "Bhineka Tunggal Ika", dipilih menjadi tema TIF tahun ini. Sebab, pada dasarnnya diperlukan semangat kebangsaan yang tinggi untuk lebih mempersatukan Bangsa Indonesia di tengah-tengah tantangan baik dari dalam dan luar negeri.
Selain pertunjukan dari tujuh kesultanan dan kerajaan, TIF juga akan dimeriahkan dengan pameran kebudayaan "Gallery Gerbang Nusantara". Di dalamnya terdapat pameran benda-benda bersejarah, pameran UKM dari tiap-tiap provinsi, pameran wisata alam, workshop kerajinan, kuliner Nusantara dan talk show seni dan budaya.
Pameran di Gallery Gerbang Nusantara mengutamakan pameran destinasi pariwisata setiap provinsi. Direncanakan pada TIF III yang akan digelar Maret 2018 sudah dapat diikuti oleh 34 Provinsi di Indonesia.
Selanjutnya masih dalam waktu dan kesempatan yang sama, Raden Guy Lesmanasadu Syafaruddin, Ketua Rukun Wargi atau Kerajaan Sumedang Larang, menuturkan kebudayaan harus terus hidup. Kerajaan Sumedang Larang menurutnya merupakan kelanjutan dari Kerajaan Padjadjaran.
"Kami datang hampir 100 keluarga dari Sumedang. Sumedang menjadi pusat kebudayaan Sunda. Kita kaya akan budaya sehingga dapat mendatangkan turis asing yang dapat meningkatkan perekonomian," katanya
Senada dengan hal tersebut, Ida Dalem Semara Putra, Raja Klungkung Bali, mengungkapkan festival ini dimaksudkan untuk membantu mempromosikan destinasi wisata di luar Bali, supaya diketahui oleh wisatawan mancanegara.
"Kami tuan rumah. Kami akan kembangkan pariwisata terutama di Nusa Penida yang belum banyak diketahui," paparnya.[bbn/gun/psk]
Berita Badung Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8309 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5741 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3591 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2428 Kali
05
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026