Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 26 Oktober 2026
Paslon Cagub yang Kalah Hendaknya Berpikir Bali Kedepan
Kamis, 28 Juni 2018,
08:50 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com,Denpasar. Gubernur Bali Made Mangku Pastika menyatakan kepada pasangan calon Gubernur yang tidak menang dalam pemilihan agar berpikir kedepan dan tidak perlu lagi saling menghujat.
[pilihan-redaksi]
"Sudahlah apa yang sudah terjadi selama ini dalam kampanye misalnya ada yang tersinggung ada yang merasa kurang diperhatikan dan sebagainya jangan dipendam, sebaiknya dikubur dalam-dalam dan mari kita berpikir panjang ke depan, jangan merendahkan yang kalah dan yang kalah juga harus waspada yang tidak perlu banyak lagi hujat menghujat", paparnya usai melakukan pencoblosan di TPS 12 Tembau-Penatih, Denpasar Timur, Rabu (27/6).
"Sudahlah apa yang sudah terjadi selama ini dalam kampanye misalnya ada yang tersinggung ada yang merasa kurang diperhatikan dan sebagainya jangan dipendam, sebaiknya dikubur dalam-dalam dan mari kita berpikir panjang ke depan, jangan merendahkan yang kalah dan yang kalah juga harus waspada yang tidak perlu banyak lagi hujat menghujat", paparnya usai melakukan pencoblosan di TPS 12 Tembau-Penatih, Denpasar Timur, Rabu (27/6).
Gubernur Bali Made Mangku Pastika berharap seluruh warga Pulau Bali tetap memegang prinsip nyama peturu Bali dan tetap menjadi satu dalam kedamaian setelah penghitungan suara nanti. Pastika juga menghimbau kepada seluruh masyarakatnya agar terus menjaga kondusifitas dan keamanan lingkungan dan Bali pada umumnya setelah pelaksanaan Pilkada serentak ini.
"Disini hanya ada dua pasangan calon yang semuanya itu adalah putra-putra terbaik kita, dan semua sudah pernah menjadi pemimpin dan bahkan ada yang masih duduk sebagai pemimpin, oleh karena itu siapa pun yang terpilih saya menghimbau kepada seluruh krama Bali agar kita jaga kondusifitas wilayah tetap damai apapun hasilnya harus kita terima," ungkapnya.
Selain itu Gubernur Pastika yang didampingi istri dan putra-putranya juga mengingatkan bahwa Bali ke depan akan menghadapi hajatan Internasional yakni World Bank Annual Meeting yang akan dihadiri oleh 189 negara, lebih dari 15 ribu utusan partisipan dan lebih dari 50 ribu orang sekaligus menyertakan lebih dari 5.000 wartawan yang akan datang dari seluruh dunia.
Bali akan diekspos besar-besaran oleh karena itu maka pemimpin baru Bali ke depan diharapkan terus berkoordinasi dengan aparat keamanan baik itu TNI, POLRI, Pecalang bahkan masyarakat secara umum, karena sukses terlaksananya event internasional di Bali akan membawa nama besar Bali dan nama besar Indonesia di mata dunia, oleh karena itu mari kita pikirkan hal yang lebih besar.
Sebagai titipan untuk pemimpin Bali terpilih nantinya, Gubernur Pastika menginginkan agar program Bali Mandara yang masih relevan dan masih dibutuhkan oleh masyarakat secara luas untuk dapat dilanjutkan dan disempurnakan lagi, tentu kemudian kalau yang memang sudah tidak relevan ya harus distop karena waktu bergerak terus.
"Kan zaman adalah tantangan yang terus berubah tidak selamanya sama". imbuhnya.
[pilihan-redaksi2]
Masih terdapat beberapa permasalahan yang harus dihadapi pemimpin Bali terpilih nanti, yakni salah satunya adalah mengatasi kemacetan yang masih terjadi di beberapa simpang, mengingat sebagian besar penduduk Bali hidup dari dunia pariwisata, sehingga turis yang datang ke Bali tidak ingin perjalanannya terkendala macet karena mereka akan lebih mengutamakan rasa aman dan nyaman saat berkunjung.
Masih terdapat beberapa permasalahan yang harus dihadapi pemimpin Bali terpilih nanti, yakni salah satunya adalah mengatasi kemacetan yang masih terjadi di beberapa simpang, mengingat sebagian besar penduduk Bali hidup dari dunia pariwisata, sehingga turis yang datang ke Bali tidak ingin perjalanannya terkendala macet karena mereka akan lebih mengutamakan rasa aman dan nyaman saat berkunjung.
Perlunya ada pengembangan daerah-daerah lain selain Bali Selatan, mulai dari Karangasem, Tabanan, Buleleng, Jembrana dan Klungkung harus dikembangkan secara merata, adanya permasalahan tentang industri 4.0 sebuah digital internet artificial intelligence, semua harus disikapi agar kita tidak terlindas oleh digitalisasi.
Tidak kalah penting adalah mengambil langkah langkah untuk pembangunan Bandara Bali Utara yang sudah lama sekali kita tempuh ini cita-citanya udah lebih dari 10 tahun, tapi memang banyak benturan-benturan akibat kewenangannya tidak 100% ada di Provinsi selain juga terdapat permasalahan keamanan infrastruktur menuju lokasi Bandara, sehingga hal ini bukan hanya menyangkut masalah anggaran yang merupakan aspek non fisik yang harus dipikirkan. (bbn/rlspemprov/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5828 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4596 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2562 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2206 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2190 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026