Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 25 Oktober 2026
Ngaben Masal Bagian dari Yadnya yang Dilandasi Gotong Royong
Selasa, 3 Juli 2018,
15:50 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com,Tabanan. Bupati Eka Wiryastuti dalam sambutannya mengatakan bahwa program ngaben masal sangat bagus dan wajib untuk dilanjutkan, karena merupakan bagian dari yadnya yang dilandasi semangat gotong royong.
[pilihan-redaksi]
“Kita harus selalu gotong royong, saling mengisi, tidak ada hidup sendiri dan tidak ada yang sempurna. kalau kita sempurna kita tidak lahir, karena kita tidak sempurnalah kita lahir untuk kita belajar arti hidup. Berbuat semaksimal mungkin, berdoa, bersyukur, dan berbagi. Bersyukur yang banyak, kalau kita bersyukur berarti menerima apa yang ada, mensyukuri apa yang ada,” pesannya.
“Kita harus selalu gotong royong, saling mengisi, tidak ada hidup sendiri dan tidak ada yang sempurna. kalau kita sempurna kita tidak lahir, karena kita tidak sempurnalah kita lahir untuk kita belajar arti hidup. Berbuat semaksimal mungkin, berdoa, bersyukur, dan berbagi. Bersyukur yang banyak, kalau kita bersyukur berarti menerima apa yang ada, mensyukuri apa yang ada,” pesannya.
Hal itu dikatakannya saat menghadiri karya pitra yadnya ngaben atau ngerit masal pranawa bhuana kasa lan atma wedana maligia punggel yang digelar Banjar Pekraman Selanbawak Kaja dan Banjar Pekraman Selanbawak Kelod ,Senin (02/07).
Turut hadir Anggota DPR RI I Made Urip, Anggota DPRD Provinsi Bali I Ketut Purnaya, Anggota DPRD Kabupaten Tabanan Ni Putu Eka Putra Nurcahyadi, Camat Marga IGA Alit Adiatmika, dan unsur tripika Kecamatan Marga.
Dirinya juga memuji semangat dan kekompakan ibu-ibu PKK dan mengatakan bahwa peran perempuan sangat penting serta perempuan harus berperan aktif dalam pembangunan.
“Karena peran perempuan penting. Perempuan harus bangkit dan berperan aktif dalam kesuksesan pembangunan,” ujarnya.
Di kesempatan itu, Bupati Eka juga mengingatkan kepada krama untuk selalu menjaga kesehatan dalam menjalankan prosesi upacara ngaben masal. Serta berpesan untuk selalu menanamkan pikiran yang positif, sehingga karya pitra yadnya ngaben masal itu dalam berjalan labda karya sidaning don.
[pilihan-redaksi2]
Sementara Ketua Panitia I Wayan Sudika melaporkan bahwa untuk upacara pitra yadnya dilaksanakan pada tanggal 8 Juli 2018, sedangkan untuk atma wedananya tanggal 12 Juli 2018, dengan diikuti oleh 119 orang.
Sementara Ketua Panitia I Wayan Sudika melaporkan bahwa untuk upacara pitra yadnya dilaksanakan pada tanggal 8 Juli 2018, sedangkan untuk atma wedananya tanggal 12 Juli 2018, dengan diikuti oleh 119 orang.
“Kita melaksanakan ngaben masal setiap 10 tahun sekali. Dan untuk tahun ini diikuti oleh yang ngaben/nyekah 116 orang, nyekah saja 3 orang sehingga semuanya jadi 119 orang,"jelasnya.
Untuk perkiraan biaya upacara, dia menyebutkan sekitar Rp550 juta. Dana itu bersumber dari yang punya sawe, per sawe dikenakan biaya Rp2,5 juta, anggaran dana desa Rp20 juta. Dana BKK Bendesa Pekraman Kekeran Desa Selanbawak Rp15 juta dan dari urunan patis krama adat banjar selanbawak kaja dan kelod sebesar Rp77.800.000. (bbn/rlstbn/rob)
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5758 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4592 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2551 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2197 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2185 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026