Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 15 Oktober 2026
Keluarga Ikhlas Jenazah Sukamiarta Dikubur Bersama Korban Tsunami Lainnya
Selasa, 2 Oktober 2018,
09:47 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com,Denpasar. Dalam perkembangannya, keluarga korban polisi asal Bali yang bertugas di Palu yang meninggal dalam tugas saat tsunami menerjang, Gusti Kade Sukamiarta, mengikhlaskan jika jenazah korban akan dikubur massal di Palu bersama korban tsunami lainnya.
[pilihan-redaksi]
Ayah korban, Gusti Kade Sukadana mengatakan proses pemulangan jenazah korban ke Bali tidak bisa dilakukan karena situasi dan kondisi yang tidak memungkinkan di wilayah Palu. Keluarga akhirnya pasrah saat mendengar korban akan ikut dikubur secara massal. Pihak keluarga juga ihklas karena kepergian korban disebabkan bencana alam yang sudah menjadi kehendak Tuhan Yang Maha Kuasa.
Ayah korban, Gusti Kade Sukadana mengatakan proses pemulangan jenazah korban ke Bali tidak bisa dilakukan karena situasi dan kondisi yang tidak memungkinkan di wilayah Palu. Keluarga akhirnya pasrah saat mendengar korban akan ikut dikubur secara massal. Pihak keluarga juga ihklas karena kepergian korban disebabkan bencana alam yang sudah menjadi kehendak Tuhan Yang Maha Kuasa.
Dari penuturannya, anaknya bertugas di Palu, Sulawesi Tengah sejak tahun 2005. Ironisnya, ayah korban mengungkapkan semestinya almarhum berencana melangsungkan pernikahan pada bulan depan. Terlebih, menurutnya di mata keluarga almarhum dikenal sebagai sosok yang baik dan sopan serta rajin membantu keluarga dan tetangganya.
[pilihan-redaksi2]
Korban yang merupakan anak kedua dari pasangan orang tuanya Gusti Kade Sukadana dan Ni Gusti Milih Asih berasal dari warga Banjar Tengah Desa Mendoyo Dangin Tukad, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana.
Korban yang merupakan anak kedua dari pasangan orang tuanya Gusti Kade Sukadana dan Ni Gusti Milih Asih berasal dari warga Banjar Tengah Desa Mendoyo Dangin Tukad, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana.
Sebelumnya kabar duka kematian anaknya ini diperoleh orang tua korban di Jembrana Sabtu (29/9) lalu dari teman anaknya yang juga anggota kepolisian. Dari informasi yang diperoleh orang tuanya, jenazah sang anak awalnya masih berada di RS Bhayangkara kota Palu sambil menunggu proses pemulangan ke rumah duka di Bali. Pihak keluarga awalnya juga sudah menyiapkan upacara pengabenan atau bakar jenazah untuk korban. (bbn/rls/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
01
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4392 Kali
02
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2056 Kali
03
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1930 Kali
04
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1585 Kali
05
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1427 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026