Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 25 Oktober 2026
Rumah Potong Hewan Unggas Kapasitas 2.000 Ekor Resmi Beroperasi di Tabanan
Selasa, 9 Juli 2019,
16:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com, Selemadeg Barat. Rumah Potong Hewan Unggas (RPHU) Charoen Pokphand Indonesia (CPI) hadir di Tabanan Bali dengan kapasitas produksi sebesar 2.000 ekor ayam per jamnya dengan fasilitas pendingin hingga 45 ton untuk ayam segar, 50 ton untuk ayam beku dan 50 ton untuk Food Process Product.
[pilihan-redaksi]
Kehadiran RPHU ini diharapakan dapat menunjang tuntutan kebutuhan daging ayam yang Aman, Sehat, Utuh dan Halal ASUH di Bali sebagai daerah tujuan pariwisata dunia.
Kehadiran RPHU ini diharapakan dapat menunjang tuntutan kebutuhan daging ayam yang Aman, Sehat, Utuh dan Halal ASUH di Bali sebagai daerah tujuan pariwisata dunia.
Gubernur Bali dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali I Wayan Mardiana mengatakan meningkatnya kebutuhan daging ayam untuk konsumsi masyarakat dari tahun ke tahun telah membuka peluang bagi pelaku usaha skala kecil atauapun rumah tangga. Banyak pelaku usaha yang melakukan pemotongan ayam pada tempat tempat yang tidak layak seperti berlokasi di daerah padat pemukiman dan kondisinya secara umum tidak memenuhi persyaratan secara hygiene sanitasi.
Sehingga daging ayam yang beredar di masyarakat kurang memenuhi persyaratan yang aman, sehat, utuh dan halal (ASUH). Kondisi ini dapat menimbulkan pencemaran terhadap lingkungan. Untuk itu hadirnya Rumah Potong Hewan Unggas (RPUH) di Tabanan diharapkan disamping dapat menyiapkan ayam ASUH juga akan dapat memotivasi peningkatan produksi ternak ayam di Bali yang akan berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat Bali.
Lebih jauh dalam sambutannya dalam acara peresmian RPHU PT Charoen Pokphand di Banjar Tireman, Desa Bengkel Sari, Selemadeg Barat, Kabupaten Tabanan, Selasa (9/7) itu, Gubernur Bali menyampaikan bahwasannya sejalan dengan Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, pangan merupakan salah satu program prioritas Pemprov Bali sehingga merupakan program pembangunan yang dipolakan dan diintegrasikan mulai dari hulu sampai hilir.
Didukung dengan terbitnya Pergub Nomor 99 Tahun 2018 tentang Pemasaran dan Pemanfaatan Produk Pertanian , Perikanan dan Industri Lokal Bali dimana didalamnya termasuk produk peternakan ,maka toko swalayan , hotel ,restoran dan katering wajib mengutamakan pemanfaatan produk peternakan lokal Bali paling sedikit 30% dari kebutuhan.
[pilihan-redaksi2]
Sementara itu, Direktur Jendral Peternakan dan Kesehatan Hewan Dr. drh. I Ketut Diarmita, MP menyampaikan bahwa keberadaan RPHU dengan persyaratan teknis yang memadai menjadi hal penting dalam penyediaan pangan asal hewan yang ASUH sehingga pangan asal hewan yang dikonsumsi oleh masyarakat terjamin keamanannya.
Sementara itu, Direktur Jendral Peternakan dan Kesehatan Hewan Dr. drh. I Ketut Diarmita, MP menyampaikan bahwa keberadaan RPHU dengan persyaratan teknis yang memadai menjadi hal penting dalam penyediaan pangan asal hewan yang ASUH sehingga pangan asal hewan yang dikonsumsi oleh masyarakat terjamin keamanannya.
Dengan adanya fasilitas pendingin (cold storage) diharapkan dapat mencegah membanjirnya daging ayam di pasar yang dapat menyebabkan jatuhnya harga ayam. Disamping itu ia berharap daging ayam tidak hanya dijual sebagai ayam segar melainkan ayam beku, ayam olahan ataupun inovasi produk lainnya.
"Kebutuhan daging ayam di Bali mencapai 10,82 kg per kapita / tahun di Tahun 2018 dan diperkirakan akan terus naik. Untuk itu harus dibarengi dengan pertumbuhan peternakan ayam dan instrument pendukungnya seperti RPHU yang representatif. RPUH ini saya harapkan dapat memotivasi peningkatan produksi ternak ayam di Bali," imbuhnya. (bbn/humasbali/rob)
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5721 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2544 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2193 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2184 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026