Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 2 Oktober 2026
Mardjana: Kurangi Ketergantungan Daerah Lain, Optimalkan Potensi Daerah
Polemik Penghentian PHR Untuk Bangli
BERITABALI.COM, BANGLI.
Beritabali.com, Bangli. Gara-gara penyisihan Pajak Hotel dan Restoran (PHR) dari Kota Denpasar untuk Bangli tahun 2019 dihentikan,
Bupati Made Gianyar pun ancam sumbat pasokan air bersih ke Denpasar, dengan cara membuang sampah ke aliran sungai.
Ancaman ini terkesan kurang elok karena justeru akan mencemari alam yang menjadi musuh bersama untuk kita perangi. Tetapi di balik itu ancaman Bupati Bangli mengandung kebenaran bahwa Badung dan kota-kota lainnya memperoleh pasokan air atau udara bersih dari daerah pegunungan, termasuk Bangli, yang notabene Kota Denpasar dan Kabupaten Badung tidak boleh menutup sebelah mata. Tetapi juga —mesti hak itu ada— Bangli tidak perlu harus bergantung dan menengadahkan tangan untuk minta belaskasihan, tetapi berjuang untuk memaksimalkan potensi yang sangat terbuka luas untuk dikembangkan.

Kasus PHR ini mendapat perhatian dari Owner Toya Devasya Dr. I Ketut Mardjana yang juga mantan Dirut PT Pos Indonesia dan dalam 4 Tahun belakangkan ini mampu mengibarkan bendera toya devasya menjadi sangat dikenal dan memperoleh berbagai penghargaan dari lembaga kredibel.

Peraih penghargaan bergengsi sebagai Lestari Entrepreneur of the Year Tahun 2019 hari Sabtu 28 September 2019 dan se gudang penghargaan sebelumnya, karena mampu mengembangkan dan menjadikan Toya Devasya sebagai destinasi utama pariwisata Kintamani dan mampu mengembangkan aktivitas perekonomian Bangli, khususnya kawasan Geopark Batur, dengan Liga menyampaikan bahwa Bangli tidak bisa terus-terusan ketergantungan dana dari daerah lain.
"Potensi Bangli sangat terbuka lebar untuk dikembangkan dalam upaya meningkatkan PAD Bangli, sehingga ada atau tidak penyisihan PHR dari kabupaten lain, pembangunan Bangli tidak harus terganggu," ujar Mardjana yang alumni Institut Ilmu Keuangan Jakarta dan Fakultas Ekonomi dan Manajemen Universitas Monash, Melbourne, Australia.
Lebih lanjut Mardjana yang mempunyai segudang pengalaman manajerial di beberapa perusahaan menyatakan jika kreatif dan inovatif potensi Bangli khususnya di bidang pariwisata dan pertanian sangat terbuka lebar untuk ditingkatkan.

"Kita ketahui bersama, begitu besarnya jumlah wisatawan ke Bali, namun tidak banyak yang bisa digiring ke Bangli, harus ada terobosan inovatif untuk meningkatkan kunjungan, apalagi Bangli punya Batur Global Geopark," jelas Madjana yang tercatat pernah bekerja sebagai Direktur Pengembangan Usaha dan Umum PT Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP) Tbk, Direktur Eksekutif Keuangan PT CMNP Tbk, Direktur Informasi dan Pengembangan Peraturan BUMN di Kementerian Keuangan, dan menjadi komisaris di sejumlah perusahaan.
Mardjana yang kini banyak mendapat dukungan baik dari masyarakat maupun partai politik —yang digadang-gadang maju menjadi calon bupati— dianggap dengan ilmu dan pengalamannya memperbaiki kinerja PT Pos Indonesia dari minus menjadi laba akan mampu meningkatkan PAD Bangli.

"Bangli tidak harus bergantung dari belas kasihan kota atau kabupaten lain, tetap selayaknya mampu mandiri dengan meutilisasi potensi Bangli," pungkas Mardjana. (adv/gus)
Reporter: bbn/gus
Berita Terpopuler
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 277 Kali
Rumah Warga di Tembuku Bangli Terbakar, Kerugian Rp200 Juta
Dibaca: 211 Kali
Bandara Ngurah Rai Layani 15,5 Juta Penumpang hingga Agustus 2026
Dibaca: 208 Kali
Desak Rita Raih Emas dan Pecahkan Rekor Asian Games 2026
Dibaca: 187 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 180 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar