Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 2 Oktober 2026
Gianyar Raih IPKM Tertinggi Kabupaten Kota Se-Indonesia
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Setahun Bupati Gianyar, I Made Mahayastra bersama Wakil Bupati Anak Agung Gde Mayun memimpin Gianyar, satu persatu prestasi tingkat nasional diraih. Salah satunya adalah Gianyar meraih IPKM tertinggi kabupaten/kota se-Indonesia dengan nilai 0,7470. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI resmi mengeluarkan Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat (IPKM) 2018 pada Senin, 15 Juli 2019 lalu.
[pilihan-redaksi]
Untuk diketahui, IPKM dihasilkan dari penilaian 30 indikator yang masuk dalam tujuh sub indeks penilaian, yaitu kesehatan balita, kesehatan reproduksi, perilaku kesehatan, pelayanan kesehatan, penyakit tidak menular, penyakit menular, dan kesehatan lingkungan. Peraihan IPKM tertinggi, menunjukkan pembangunan kesehatan di Gianyar sangat baik.
IPKM dikeluarkan Kementerian Kesehatan untuk melihat perkembangan status kesehatan masyarakat kabupaten dan kota di Indonesia. IPKM juga berfungsi mengetahui pencapaian kesehatan di suatu wilayah. IPKM menjadi satu indikator kunci yang menggambarkan sampai pada tingkat kabupaten/kota. IPKM dapat dimanfaatkan oleh pemerintah pusat untuk memberikan advokasi masalah spesifik ke pemerintah daerah. Sedangkan untuk pemerintah daerah bisa digunakan sebagai bahan evaluasi dan perbaikan kinerja program dimasing-masing daerah.
Bupati Gianyar, Made Mahayastra mengapresiasi capaian ini. Menurutnya, ini membuktikan keberhasilan kepemimpinannya di bidang kesehatan.
“Astungkara masyarakat Gianyar bisa tetap hidup sehat dan menjaga lingkungan yang sehat. Dengan kesehatan yang baik, masyarakat bisa melakukan semua aktivitas, yang mana semua bisa berujung pada peningkatan kualitas hidup, kesejahteraan,” ujar Bupati Mahayastra.
Diketahui, pasangan bupati-wabup yang dikenal dengan paket AMAN ini memang memfokuskan pada pembangunan fisik pada tahun pertama pemerintahannya. Diantaranya, di bidang kesehatan, dimana realisasi anggarannya mencapai Rp.41,32 miliar untuk pembangunan dan revitalisasi fasilitas- fasilitas kesehatan.
"Kita meneruskan pembangunan RSUD Sanjiwani yang akan kita jadikan sebagai rujukan rumah sakit terbaik di Bali timur, juga pembangunan rumah sakit tipe C di Payangan," jelas Mahayastra. Tidak hanya fisik, pembangunan bidang kesehatan juga dibarengi dengan pembangunan SDM-nya.
Reporter: Humas Gianyar
Berita Terpopuler
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 298 Kali
Rumah Warga di Tembuku Bangli Terbakar, Kerugian Rp200 Juta
Dibaca: 232 Kali
Bandara Ngurah Rai Layani 15,5 Juta Penumpang hingga Agustus 2026
Dibaca: 213 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 194 Kali
Desak Rita Raih Emas dan Pecahkan Rekor Asian Games 2026
Dibaca: 192 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar