Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 15 Agustus 2026
TPS Ini Dari KPPS, Saksi Hingga Petugas Kepolisian Semua Perempuan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pemilihan Walikota Denpasar Serentak pada Rabu (9/12) menghadirkan sejumlah cerita menarik.
Salah satunya di TPS 17 Banjar Kerta Sari, Kelurahan Panjer yang melibatkan anggota KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) keseluruhannya kaum perempuan. Juga saksi paslon, dan petugas kepolisian juga melibatkan kaum perempuan.
Lebih spesial lagi, keterlibatan kaum perempuan dalam proses pemungutan suara di TPS 17 Banjar Kerta Sari Kelurahan Panjer ini dimotivasi langsung dengan kehadiran Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, I Gusti Ayu Bintang Darmawati.
.jpg)
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, I Gusti Ayu Bintang Darmawati mengapresiasi keterlibatan perempuan di TPS 17 Banjar Kerta Sari Kelurahan Panjer ini.
“Bertepatan dengan bulan Desember merupakan bulan perjuangan perempuan, dimana pada 22 Desember kita akan merayakan Hari Ibu. Ditarik dari sejarah di tanggal 22 Desember 1928 digelarnya kongres perempuan pertama yang menghasilkan pemikiran dan inovasi bagi kaum perempuan di Indonesia. Kita kembalikan momen Hari Ibu sebagai momentum perjuangan kaum perempuan yang diharapkan akan menginspirasi generasi muda,” ujarnya.
“Saya yakini betul momen keterlibatan kaum perempuan tidak hanya saat Pilwali ini saja, tapi terus dipupuk semangat untuk memberikan kesempatan setara bagi perempuan di Kota Denpasar. Keterlibatan kaum perempuan sebagai petugas KPPS ini adalah yang pertama di Indonesia, dan semoga saja bisa menginspirasi daerah lain untuk memberi kan kesempatan lebih kepada kaum perempuan," ungkapnya.
"Saya berpesan kesempatan ini jangan disia-siakan, tunjukkan saat perempuan diberi kesempatan dapat dipertanggungjawabkan dengan baik. Selain itu juga, di masa pandemi seperti sekarang, pastikan juga proses pemilihan kepala daerah tetap memperhatikan protokol kesehatan agar menghindari terjadinya klaster pemilu,” imbuhnya.
Sementara Kelihan Banjar Adat Kerta Sari, I Gede Sulusi didampingi Penyarikan, Ketut Udi Prayudi mengatakan terkait keterlibatan perempuan berpartisipasi dalam pemilu ini, dengan menunjukkan kaum perempuan di Kota Denpasar juga punya kemampuan dalam mengawal pesta demokrasi.
“Kita ingin buktikan keterlibatan dari biasanya hanya sekitar 30 persen keterlibatan perempuan dalam pemilu, saat ini lebih banyak di TPS 17 ini dengan melibatkan keseluruhan perempuan yaitu 7 orang KPPS, 2 orang linmas, 2 orang saksi masing- masing paslon, 1 orang pengawas TPS dan 1 orang Polwan. Selain itu juga dilaksanakan penandatanganan mural oleh ibu menteri PPPA terkait dukungan atas komitmen kami menjaga kelestarian lingkungan,” ungkapnya.
Salah satu saksi pemilu, Ayu mengaku bangga dapat melihat kaum perempuan dapat dilibatkan dalam Pemilihan Walikota atau Pilwali Denpasar di TPS 17 Banjar Kerta Sari Kelurahan Panjer. “Tentu hal ini menunjukkan dukungan bagi kesetaraan perempuan semakin dihargai di Kota Denpasar,” ujarnya.
Reporter: Humas Denpasar
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4535 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2348 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2002 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1609 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1050 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun