Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Simpan Satwa Penyu Hijau, Ibu Rumah Tangga di Jembrana Ditangkap
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) berinisial SA (39) diamankan oleh Polres Jembrana lantaran nekat menyimpan penyu hijau.
Pelaku diketahui beralamat Banjar Pebuahan, Desa Banyubiru, Negara juga hendak menjual satwa yang dilindungi pemerintah yang kemudian ditangkap atas informasi warga pada hari Minggu (19/4) sekitar pukul 15.30 WITA.
"Kami berhasil mengamankan penyu hijau di rumah pelaku SA sebanyak 4 ekor," ungkap Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Yogie Paramagita saat jumpa pers di Mako Polres Jembrana, Senin (19/4/2021).
Yogie menambahkan atas informasi warga tersebut pihaknya melakukan penyelidikan setelah adanya laporan. Pelaku lantas diamankan beserta barang bukti berupa 4 ekor penyu hijau langsung dibawa ke Mapolres Jembrana untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
Dari hasil interogasi petugas, pelaku mengakui bahwa penyu tersebut miliknya, pelaku juga mengaku penyu tersebut didapat dari nelayan Jawa dibeli seharga 2 juta rupiah sebanyak 4 ekor, dan menunggu pembeli berikutnya. Dari pengakuan pelaku baru sekali melakukan tindakan ini.
Atas kejadian ini pihak kepolisian melakukan pendalaman lagi. Pelaku dijerat Pasal 21, Ayat 2 Junto Pasal 40 tentang KSDA, dengan ancaman pidana maksimal 5 tahun penjara dan denda 100 juta rupiah.
"Penyu hijau ini kami serahkan ke Penangkaran Penyu Kurma Asih yang ada di Desa Perancak," tambah Yogie.
Sementara itu Kordinator Konservasi Penyu Kurma Asih Desa Perancak I Wayan Anom Astika Jaya mengatakan, penyu ini akan dibawa ke penangkaran untuk dilakukan observasi sebelum dilepas.
"Penyu tersebut merupakan jenis penyu hijau umurnya yang paling besar kisaran 50 tahun dan yang kecil umurnya kisaran 15 tahun. Keempat penyu ini berjenis perempuan dan belum sempat kawin dengan ukuran yang paling besar 85 X 82 cm dan yang paling kecil berukuran 69X60 cm," ungkapnya.
Keempat penyu tersebut, lanjut Anom, nantinya akan dicek kondisinya terlebih dahulu oleh teman-teman dari Universitas Udayana, dan terkait lamanya proses observasi itu tergantung dari kondisi penyu tersebut.
"Kalau sudah sehat baru kita lepas ke laut," tutupnya.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5781 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4596 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2555 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2202 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2190 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan