Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 13 Oktober 2026
Bertelanjang Dada, Seniman Bali Ini Minta Kopi dan Mengkritik Presiden Sukarno
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Presiden pertama Indonesia, Sukarno, adalah seorang penggemar dan kolektor barang-barang seni. Sukarno juga adalah seorang pelukis dan pelindung para seniman Bali.
Pada akhir tahun 1950-an, Sukarno mengundang sekelompok seniman Bali terkemuka ke istananya di Tampaksiring Gianyar. Seniman yang diundang diantaranya I Gusti Nyoman Lempad, I Gusti Ketut Kobot, Anak Agung Gede Sobrat, dan Ida Bagus Made.
Semua duduk dengan khidmat di lapangan. Hanya Ida Bagus Made yang tetap mendongakkan kepala, bertelanjang dada, dengan sebilah keris terselip di sarung tradisionalnya. Bahkan dengan yakin dia minta secangkir kopi kepada Presiden.
Presiden Sukarno memberikannya secangkir kopi dan kursi, dan mengizinkannya duduk di sampingnya. Interaksi antara Presiden Sukarno dan seniman Bali ini tertulis dalam buku " A Magic Gecko" yang ditulis Horst Henry Geerken.
Para seniman tersebut kemudian memperlihatkan karya terbaru mereka. Demikian juga Presiden menunjukkan lukisannya sendiri untuk meminta pendapat para seniman. Lukisan Sukarno adalah seorang gadis China telanjang di tempat terbuka.
Semua orang memuji keahliannya sebagai pelukis, kecuali Ida Bagus Made yang tidak puas dengan lukisan Sukarno. Dia menjelaskan kepada Sukarno, bahwa menurut agama Hindu, seseorang hanya boleh tampil telanjang di tempat tertutup.
Sukarno menerima kritik tersebut dan mengundangnya kembali ke istana keesokan harinya. Inilah awal dari persahabatan yang awet. Ida Bagus Made menjadi pelukis favorit Presiden Sukarno dan memberinya banyak lukisan untuk koleksinya.
Ida Bagus Made adalah pelukis yang istimewa dan buta huruf. Dia tidak mau terlalu berurusan dengan uang dan hanya menjual lukisannya di lingkungan kecil yang terpilih.
Dia tidak berurusan dengan pemilik galeri dan direktur museum. Itu sebabnya galeri milik pemerintah memiliki koleksi terbanyak karya Ida Bagus Made. Tahun 1999 Ida Bagus Made meninggal dunia di rumahnya di Ubud pada usia 85 tahun.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4315 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2012 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1868 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1549 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1364 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan