Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 10 Oktober 2026
BMKG Ungkap Penyebab Turunnya Hujan di Sejumlah Wilayah Bali Hari Ini
BERITABALI.COM, BADUNG.
Prakirawan Balai Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar, Kadek Setiya Wati menjelaskan terjadinya hujan pada Selasa (8/6/2021) hari ini dan beberapa waktu lalu di sejumlah wilayah Bali, dimana saat ini sedang musim kemarau.
Hal ini, menurutnya merupakan salah satu bentuk Variabilitas Atmosfer. Faktor penyebab utama yaitu terdapatnya anomali suhu muka laut yang hangat di sekitar Perairan selatan Bali yang dapat meningkatkan potensi penguapan (penambahan massa uap air) sehingga turut meningkatkan potensi pembentukan awan hujan.
"Dalam 3 hari kedepan wilayah Bali diprediksi masih akan dominan cerah berawan. Namun, terdapat potensi terjadinya hujan ringan terutama di sekitar wilayah Bali bagian barat dan tengah," jelasnya, Selasa (8/6/2021) di Badung.
Musim kemarau tidak berarti bahwa hujan tidak akan terjadi sama sekali. Kata dia, kategori sebagai musim kemarau ditetapkan berdasarkan jumlah curah hujan dalam satu dasarian (10 hari) kurang dari 50 mm diikuti oleh beberapa dasarian berikutnya.
"Jadi dengan kata lain, dalam periode musim kemarau, hujan dengan intensitas ringan - sedang masih sangat mungkin untuk terjadi karena kondisi atmosfer yang sangat dinamis," katanya.
Jadi, lanjutnya, kondisi hujan di musim kemarau merupakan peristiwa normal sebagai bentuk variabilitas atmosfer. Terjadinya hujan dipengaruhi oleh berbagai faktor baik dalam skala global, regional, dan lokal.
"Oleh karena itu, untuk dikatakan sebagai bentuk perubahan iklim diperlukan suatu penelitian dengan berbagai data yang ada yang tidak hanya dapat dijustifikasi berdasarkan satu peristiwa tertentu saja," paparnya.
Terkait dengan hal tersebut, dirinya mengimbau kepada masyarakat baik masyarakat umum, Nelayan dan Pelaku Kegiatan Wisata Bahari mewaspadai tinggi gelombang laut yang dapat mencapai 2 meter atau lebih di sekitar perairan Selatan Bali.
Ia menambahkan, agar masyarakat selalu memperhatikan Informasi BMKG khususnya peringatan dini cuaca atau iklim ekstrem.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 1861 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 1804 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1631 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1367 Kali
Anggota Polsek Manggis Dianiaya, Pinggul Patah
Dibaca: 910 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan