Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 3 Oktober 2026
Pengusaha Warung Kopi di Negara Jajal Menu Baru Donat
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Usaha kuliner bisa menjadi pilihan tepat di saat masa pandemi covid-19 ini. Alasannya, karena bisnis makanan dan minuman saat pandemi ini masih tetap berjalan meskipun ekonomi masih dalam keadaan krisis.
Berawal dari membuka usaha kuliner warung kopi dan makanan camilan sejak tahun 2016 silam, Seorang pemilik warung kopi Zakiya Mustain (30) asal Negara bertekad mempertahankan usaha miliknya di saat ekonomi masyarakat tengah terpuruk.
Selain menyedikan menu kopi dan camilan dengan harga terjangkau untuk anak muda kini owner Ireng Kopi bertempat di Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Jembrana ini memiliki inisiatif untuk menyediakan menu baru.
Menu baru yang akan disediakan yaitu donat. Donat saat ini sangat digemari oleh masyarakat banyak mulai dari anak-anak, remaja hingga dewasa.
“Dengan pengalaman saya saat masih bekerja di salah satu perusahaan donat ternama di Denpasar, lalu saya bawa pengalaman tersebut ke warung usaha saya dengan menyedika menu donat,” jelas Zakiya Senin (09/08/2021).
Menurutnya, saat ini donat dengan rasa ala mall-mall di kota besar belum ada di Jembrana. Sehingga dirinya berinisiatif membuat donat dengan citarasa yang berbeda dan harga sangat terjangkau bagi anak muda.
Owner Ireng Kopi ini mengungkapkan, meskipun sudah ada produksi donat di beberapa toko di Jembrana namun justru bisnis sangat menjanjikan.
“Ya kita lihat di Kota Negara belum ada donat dengan rasa istimewa seperti perusahan donat ternama. Selain itu kita tahu donat ini merupakan makanan favorit masyarakat jadi rasanya tidak sulit untuk menjualnya,” imbuhnya.
Selain itu nantinya karena di Kabupaten Jembrana ada perusahaan coklat asli Jembrana, dirinya berencana akan berkolaborasi dengan produsen coklat yang ada di Gumbrih agar masyarakat bisa mengonsumsi coklat asli Jembrana.
“saya kira sebagian masyarakat belum pernah menkonsumsi coklat asli dari daerah kita sendiri, untuk itu saya berencana untuk bekerjasama dengan produsen coklat," jelasnya.
Zakiya menambahkan, Ireng Donat yang diproduksi sendiri ini selain bisa didapatkan secara offline di Ireng kopi, juga bisa dipesan secara online. Harga Ireng Donat ini dijual sangat murah yaitu Rp.37 ribu isi setengah lusin (6 biji).
Khusus untuk strategi promosinya, Zakiya akan membuat paket promosi ke perkantoran, ke sekolah dan memberikan sejumlah paket Ireng donat kepada tenaga kesehatan yang sudah disuntik vaksin dosis ke 3 di RSU Negara.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1094 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 429 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 381 Kali
Rumah Warga di Tembuku Bangli Terbakar, Kerugian Rp200 Juta
Dibaca: 340 Kali
Bandara Ngurah Rai Layani 15,5 Juta Penumpang hingga Agustus 2026
Dibaca: 288 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar