Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 7 Oktober 2026
Kerap Palak Pengusaha, Camat di Gianyar Bakal Dicopot
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Salah satu dari 7 Camat di Kabupaten Gianyar kabarnya akan dicopot dari jabatannya. Diduga, oknum Camat ini bertindak arogan di wilayah kerjanya.
Pencopotan jabatan Camat ini akan dilakukan melalui Mutasi pegawai yang rencananya digelar Senin (6/9) hari ini di halaman belakang kantor Bupati Gianyar.
Informasi dihimpun, oknum Camat ini kabarnya relatif sering meresahkan sejumlah pengusaha. Memanfaatkan jabatannya, oknum Camat ini memalak. Ironisnya, yang menjadi sasaran palak bukan hanya pengusaha besar, tetapi juga pengusaha mikro kecil menengah (UMKM), seperti pedagang nasi babi guling.
Bupati Gianyar Made Agus Mahayastra ketika dikonfirmasi membenarkan rencana pencopotan ini.
"Dalam mutasi ini, seorang camat saya copot dari jabatannya karena suka memalak pengusaha," ujarnya, Minggu (5/9) kemarin.
Hanya saja, Mahayastra masih merahasiakan Camat mana yang akan dicopot serta siapa penggantinya. Menurut Mahayastra, tidak boleh ada pejabat yang salah menggunakan wewenang.
"Selama saya menjabat Bupati Gianyar, tidak boleh ada pegawai yang main-main," tegasnya.
Bupati asal Payangan ini tegas mencopot jabatan Camat satu ini berdasarkan hasil penelusurannya sendiri. Dengan cara menyebar orang-orang kepercayaan untuk mengintai gerak-gerik para pegawai. Selain satu Camat ini, Mahayastra menilai kinerja pegawainya secara umum sudah baik.
"Tidak ada yang luput dari pantauan saya, di perizinan, sekarang tidak ada lagi pungli, saya sudah sebar orang-orang saya. Jika ada, langsung saya tindak lanjuti," ujarnya.
Politikus PDIP asal Payangan ini pun meminta para Aparatur Sipil Negera (ASN) lain agar tidak termakan isu fitnah yang kerap beredar dalam mutasi jabatan. Terutama terkait tudingan melakukan praktik jual-beli jabatan. Kata Mahayastra, hal itu bukan hanya membuat citranya buruk di mata pegawai. Hal tersebut juga dapat menurunkan semangat kerja pegawai.
"Itu merupakan fitnah yang sangat kejam. Semua pejabat yang menduduki jabatan selama saya menjabat, semua dipilih karena kinerjanya yang baik. Jika ada oknum yang bermain dalam jabatan, silahkan sampaikan ke saya. Nanti tentu ada sanksi tegas untuk oknum tersebut. Namun saya tegaskan, pejabat-pejabat yang selama ini melekat dengan saya, semuanya tidak ada yang melakukan praktik demikian," tegasnya.
Mahayastra pun meminta pada ASN di Pemkab Gianyar untuk giat bekerja dan berprestasi. "Mari bekerja secara tulus, tekun dan berprestasi, karena itu menjadi acuan karir selama saya menjabat Bupati Gianyar," pintanya.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1432 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1215 Kali
Konsensus Politik Tanpa Musuh Era Prabowo Subianto
Dibaca: 662 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 558 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 527 Kali
ABOUT BALI
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung